Infrastruktur Nelayan Mangkrak: Kondisi PPI Ujong Serangga Semrawut, Denyut Ekonomi Pesisir Terancam

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.
BLANGPIDIE | SNN — Potret buram infrastruktur maritim kembali mencuat di Kabupaten Aceh Barat Daya. Kondisi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Serangga yang semrawut menuai kritik tajam, lantaran fungsinya yang vital sebagai urat nadi perekonomian nelayan lokal justru terkesan dibiarkan terbengkalai oleh otoritas terkait.
Kekacauan tata kelola dan minimnya perawatan fasilitas di PPI Ujong Serangga berdampak langsung pada operasional harian para nelayan. Ketidaknyamanan ini tidak hanya mengganggu proses bongkar muat hasil tangkapan, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas kesegaran ikan yang berujung pada anjloknya harga jual.
Ketidakberdayaan nelayan menghadapi situasi ini memunculkan desakan kuat agar Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh segera turun tangan.
“Kami sudah berkali-kali menyuarakan hal ini, namun belum ada tindak lanjut nyata. Padahal PPI ini urat nadi nelayan Abdya. Pemerintah daerah dan provinsi harus segera membuka mata,” ujar H. Darmansah, Pj Bupati Abdya, mengkritisi lambatnya respons dinas terkait.
Kehadiran pemerintah yang nyata dan tanggap di lapangan sangat dinantikan untuk mengurai benang kusut di PPI Ujong Serangga (Red)









