Suhu 11°C Diprediksi Capai Pegasing Aceh Tengah Akhir Pekan, Warga Diminta Siapkan Pakaian Hangat

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.
TAKENGON | SNN — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi suhu udara di Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah akan turun hingga 11 derajat Celcius pada Sabtu (15/8/2026). Kondisi ini menjadi suhu terdingin di wilayah Aceh dalam periode prakiraan 10 hari ke depan.
Berdasarkan data prakiraan cuaca BMKG yang diakses Kamis (6/8/2026), suhu udara di Pegasing akan berkisar antara 11–12 derajat Celcius pada hari Sabtu pekan depan. Kondisi ini dipicu oleh posisi geografis wilayah tersebut yang berada di dataran tinggi dengan ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut.
Tidak hanya Pegasing, beberapa kecamatan lain di Aceh Tengah dan Aceh Tenggara juga akan mengalami suhu rendah pada periode yang sama. Kecamatan Silih Nara diprediksi mengalami suhu 12–13 derajat Celcius, sementara Kecamatan Bebesen dan Kute Panang akan mencapai 13–14 derajat Celcius.
Di Aceh Tenggara, Kecamatan Lawe Alas juga akan mengalami kondisi serupa dengan suhu diprediksi mencapai 12–13 derajat Celcius. Wilayah-wilayah ini secara geografis berada di kawasan dataran tinggi Gayo yang dikenal sebagai penghasil kopi arabika terbaik Indonesia.
“Kondisi suhu rendah ini merupakan fenomena alamiah yang terjadi secara periodik di wilayah dataran tinggi. Pada bulan Agustus, posisi matahari dan sirkulasi angin menyebabkan penurunan suhu udara di kawasan ini,” jelas petugas BMKG dalam laporannya.
Menyikapi prakiraan suhu rendah ini, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Aceh Tengah dan Aceh Tenggara untuk mempersiapkan pakaian hangat. Kondisi suhu yang rendah berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan terutama bagi anak-anak dan lansia.
Pihak BPBD Kabupaten Aceh Tengah juga telah menghimbau warga untuk mengantisipasi kondisi tersebut. Warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan pada malam dan dini hari ketika suhu udara mencapai titik terendah.
“Kami sudah menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui kanal informasi desa. Warga diharapkan menyiapkan pakaian hangat dan memastikan anak-anak tidak terkena udara dingin secara langsung,” ujar petugas BPBD Aceh Tengah.
Selain suhu rendah, BMKG juga memprediksi potensi kabut di beberapa wilayah dataran tinggi pada pagi hari. Kondisi ini dapat mengganggu jarak pandang dan berpotensi membahayakan pengendara kendaraan bermotor.
Pengendara yang melintasi jalur Takengon-Banda Aceh diimbau untuk berhati-hati terutama pada pagi hari. Kabut tebal dapat menurunkan jarak pandang hingga di bawah 50 meter di beberapa titik.
“Kami sarankan pengendara untuk menyalakan lampu kendaraan dan mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan berkabut. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tambah petugas BMKG.
Meski suhu rendah terjadi di pagi dan malam hari, BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan di siang hari. Suhu udara akan kembali naik hingga 25–28 derajat Celcius pada siang hari, memberikan kesempatan bagi warga untuk beraktivitas normal.
Kondisi ini juga menguntungkan bagi sektor pertanian dan perkebunan di wilayah dataran tinggi. Petani kopi dapat melaksanakan aktivitas panen dengan optimal tanpa terganggu hujan lebat.
BMKG terus memantau perkembangan cuaca di wilayah Aceh dan akan mengeluarkan informasi terkini jika terjadi perubahan signifikan. Masyarakat dapat mengakses informasi prakiraan cuaca melalui website bmkg.go.id atau menghubungi Contact Center 196.
(Red)









