Perluas Akses Pendidikan, Pemerintah Aceh Sabet Penghargaan Regional dan Dana Bantuan Rp2 Miliar

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.
BATAM | sarannews.net – Komitmen Pemerintah Aceh dalam membenahi sektor pendidikan berbuah manis di tingkat regional. Dedikasi dalam memperluas jangkauan pendidikan bagi warganya sukses diganjar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera untuk kategori “Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan”.
Penghargaan bergengsi yang disertai dengan kucuran Dana Bantuan Pemerintah senilai Rp2.000.000.000 (Dua Miliar Rupiah) tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, S.IP., MPA. Mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Sekda M. Nasir menerima penganugerahan tersebut di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026).
Penghargaan ini merupakan bentuk legitimasi atas kinerja progresif Pemerintah Aceh dalam meningkatkan jangkauan masyarakat terhadap layanan pendidikan. Hal ini sejalan dengan upaya konkret daerah dalam memastikan terpenuhinya Standar Pelayanan Minimal (SPM) dasar bagi seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok.
“Penghargaan dan apresiasi ini menjadi pelecut motivasi bagi Pemerintah Aceh untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan. Yang terpenting bukanlah trofinya, melainkan bagaimana capaian tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kecerdasan anak-anak Aceh,” tegas M. Nasir seusai menerima penghargaan.
Pacu Sinergi dengan Kabupaten/Kota
Sekda M. Nasir menegaskan bahwa pemerataan akses pendidikan adalah tulang punggung utama dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Aceh yang unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, Pemerintah Aceh tidak akan berpuas diri dan berkomitmen untuk terus memperkuat intervensi program serta kebijakan sektor pendidikan.
Menurutnya, pencapaian ini tidak terlepas dari kolaborasi yang baik, dan ke depan sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota serta seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) harus terus diperketat.
Penghargaan tersebut, lanjut Nasir, tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas capaian masa lalu, tetapi lebih sebagai beban moral dan dorongan bagi birokrasi Pemerintah Aceh untuk terus melakukan perbaikan kinerja pelayanan secara berkelanjutan.
“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan standar capaian yang sudah ada, sehingga akses masyarakat Aceh terhadap pendidikan yang berkualitas ke depannya semakin terbuka lebar,” pungkasnya.
Untuk diketahui, ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera ini merupakan instrumen strategis yang dirancang guna memacu kompetisi positif antarpemerintah daerah di wilayah Sumatera, dengan fokus pada peningkatan kinerja pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan daerah. [red]









