Langsung ke konten utama

Pengangguran Aceh Tembus 156 Ribu Orang, Lulusan Kampus Masih Terkendala Data PDDIKTI Saat Daftar Magang Nasional

Redaksi
SNN
Penulis: RedaksiEditor: SNN
Infografis dan daftar mitra penyelenggara Program Pemagangan Nasional Batch-3 Tahun 2026 Disnakermobduk Aceh
Foto: Disnakermobduk Aceh

BANDA ACEH | SNN – Para lulusan perguruan tinggi di Aceh masih menghadapi kendala sinkronisasi data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) saat mendaftar Program Pemagangan Nasional Batch-3 di aplikasi SIAPkerja, Sabtu (31/10/2026).

Dalam keterangan resminya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh, Akmil Husen, mengklaim program magang yang melibatkan dunia usaha, BUMN, dan badan layanan usaha sektor kesehatan tersebut merupakan langkah nyata menekan pengangguran terdidik. Pihaknya menilai pemagangan nasional menjadi jembatan efektif antara kampus dan industri karena peserta memperoleh uang saku, sertifikat nasional, serta pengalaman kerja.

“Ini bukan sekadar program magang, ini adalah aksi nyata kita bersama membantu Aceh mengurangi angka pengangguran terdidik,” ujar Akmil Husen, Sabtu (31/10/2026).

Tenggat Sempit di Tengah 156.230 Pengangguran

Namun, masa pendaftaran mandiri bagi calon peserta Batch-3 yang dibuka sangat singkat hanya selama lima hari, yakni 31 Oktober hingga 4 November 2026, berhadapan langsung dengan persoalan kesiapan data administrasi lulusan baru. Akmil sendiri mengakui banyak alumni perguruan tinggi negeri maupun swasta di Aceh yang terhambat saat registrasi akun MagangHub karena aplikasi SIAPkerja milik Kementerian Ketenagakerjaan terintegrasi ketat dengan data PDDIKTI dan Disdukcapil.

Di sisi lain, beban pengangguran daerah masih sangat berat berdasarkan Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh tertanggal 5 Mei 2026 yang mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Aceh naik dari 5,50 persen menjadi 5,88 persen atau mencapai 156.230 orang. Meski Disnakermobduk Aceh telah membentuk Posko Pendampingan MagangHub sejak 4 Juli 2026 dan melayangkan surat resmi Nomor 500.15.10/1595 pada 20 Agustus 2026 ke perguruan tinggi serta perusahaan, hambatan teknis data alumni di kampus masih terus berulang hingga pembukaan gelombang ketiga ini.

“Kami mohon dukungan pihak perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Aceh untuk membantu alumni yang terkendala dalam proses registrasi, terutama status mereka di PDDIKTI karena aplikasi SIAPkerja terintegrasi dengan PDDIKTI dan Disdukcapil,” kata Akmil.

Kini, para pencari kerja lulusan baru menanti langkah konkret pendampingan cepat dari Disnakermobduk Aceh bersama pihak rektorat sebelum portal pendaftaran ditutup pada 4 November 2026, sekaligus menagih transparansi kuota riil lulusan magang yang benar-benar direkrut menjadi pekerja tetap di perusahaan mitra. (red)

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami

Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.