Langsung ke konten utama

Update Banjir Trumon Tengah Aceh Selatan: Pengungsi Bertambah Jadi 112 Jiwa, Pemkab Tetapkan Tanggap Darurat 14 Hari

Redaksi
SNN
Penulis: RedaksiEditor: SNN
Kondisi banjir luapan Sungai Lae Soraya dan penanganan warga terdampak di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan
Foto: Pemkab Aceh Selatan

ACEH SELATAN | SNN – Jumlah warga yang mengungsi akibat banjir luapan Sungai Lae Soraya di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, bertambah menjadi 112 jiwa dari 30 kepala keluarga hingga Sabtu (31/10/2026), menyusul penetapan status tanggap darurat banjir selama 14 hari oleh pemerintah daerah.

Angka pengungsi tersebut meningkat dibandingkan data Kamis (29/10/2026) yang mencatat 102 jiwa dan Rabu (28/10/2026) sebanyak 46 jiwa. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan, total masyarakat yang terdampak banjir di Gampong Lhok Raya dan Gampong Cot Bayu mencapai 60 kepala keluarga atau 232 jiwa, tanpa adanya laporan korban jiwa meninggal dunia.

Dari 232 warga terdampak tersebut, sebanyak 112 jiwa terpaksa mengungsi ke Markas Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Aceh di Gampong Ie Jeureuneh, bangunan TPA Gampong Cot Bayu, serta rumah kerabat, sedangkan 120 jiwa lainnya masih bertahan di rumah masing-masing. Di lokasi pengungsian, tercatat kelompok rentan yang terdiri atas empat lansia, dua balita, 13 anak-anak, dan tiga remaja.

Pemkab Tetapkan Tanggap Darurat 14 Hari dan Salurkan Bantuan

Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, menyatakan penetapan status tanggap darurat bencana banjir selama 14 hari ke depan diambil setelah pihak pemerintah daerah meninjau titik banjir di Kecamatan Trumon Tengah dan menerima laporan prakiraan cuaca ekstrem yang masih berpotensi berlangsung beberapa hari ke depan.

“Kami sudah meninjau beberapa titik bencana banjir di Kecamatan Trumon Tengah serta menerima semua laporan yang masuk. Kami tetapkan status tanggap darurat banjir,” kata Mirwan di Aceh Selatan, Sabtu (31/10/2026).

Mirwan menginstruksikan seluruh jajaran Satuan Tugas Penanggulangan Bencana mengaktifkan kesiapsiagaan penuh serta meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan tanpa panik. Selain membuka dapur umum, pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda, TNI, dan Polri juga menyalurkan bantuan masa panik di posko pengungsian berupa beras, air mineral, minyak goreng, mi instan, sarden, pakaian anak-anak, selimut, sarung, serta perlengkapan keluarga.

Di lokasi pengungsian Mako Brimob Trumon, tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sie Dokkes) Polres Aceh Selatan bersama petugas kesehatan daerah turut melakukan pemeriksaan medis dan memberikan obat-obatan bagi pengungsi dewasa maupun anak-anak guna mencegah penyakit pascabanjir.

Kondisi Genangan Air dan Tanggul 210 Meter yang Roboh

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Aceh Selatan, Dicky Ichwan, menjelaskan bahwa berdasarkan laporan BPBD, genangan air di Gampong Lhok Raya mulai berangsur surut meskipun badan jalan lintas gampong masih tergenang setinggi 30 hingga 40 sentimeter. Sementara itu, di Gampong Cot Bayu ketinggian air di jalan masih mencapai 60 sentimeter dan menggenangi bagian dalam rumah warga sekitar 10 hingga 20 sentimeter.

Keuchik Gampong Lhok Raya, Rasi Riadi, mengungkapkan bahwa meluapnya air Sungai Lae Soraya ke permukiman penduduk dipicu oleh robohnya tanggul sungai di kawasan tersebut. Ia berharap pemerintah daerah segera membangun kembali tanggul yang rusak agar banjir tidak terus berulang saat debit sungai naik.

“Kami berharap kepada Bapak Bupati Aceh Selatan membangun kembali tanggul sepanjang 210 meter. Tanggul tersebut roboh dan menyebabkan rumah masyarakat terendam banjir,” ujar Rasi Riadi.

Petugas gabungan BPBD, TNI, dan Polri hingga kini masih bersiaga di lokasi untuk memantau tinggi muka air Sungai Lae Soraya, mengingat potensi kiriman air dari wilayah hulu di Kabupaten Aceh Tenggara dan Kota Subulussalam masih dapat terjadi apabila hujan deras kembali mengguyur. (red)

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami

Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.