Kunjungan Museum Aceh Masih Kurang 8.154 Orang dari Target 2026, Pendapatan Sepuluh Bulan Baru Rp204 Juta

BANDA ACEH | SNN – Capaian kunjungan Museum Aceh di Banda Aceh masih kekurangan sekitar 8.154 pengunjung untuk memenuhi target tahunan sebanyak 52.694 orang hingga sisa dua bulan terakhir tahun 2026, Minggu (1/11/2026).
Dalam rilis resminya, pengelola UPTD Museum Aceh pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menyebut jumlah kunjungan sepanjang Oktober 2026 mencapai 6.104 orang atau tertinggi selama periode Januari hingga Oktober 2026. Berdasarkan rekapitulasi aplikasi e-ticket, angka kunjungan Oktober tersebut diklaim naik 10,5 persen dibandingkan September yang berjumlah 5.523 pengunjung, serta meningkat 36,3 persen jika dibandingkan posisi Januari sebanyak 4.478 orang.
Kontribusi Pendapatan dan Tantangan Target Akhir Tahun
Meski diklaim mencatat rekor bulanan tertinggi pada Oktober, total akumulasi kunjungan Museum Aceh selama sepuluh bulan berjalan baru menyentuh 44.540 orang atau tertinggal dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencapai 50.185 pengunjung. Bahkan, rekam jejak e-ticket Museum Aceh menunjukkan fluktuasi tajam ketika jumlah pengunjung sempat anjlok ke angka 1.241 orang pada Maret 2026, sebelum bergerak ke 5.300 pengunjung pada Mei dan 4.938 pengunjung pada Agustus.
Dari sisi kontribusi terhadap pendapatan daerah, total penerimaan tiket Museum Aceh selama Januari hingga Oktober 2026 baru terkumpul Rp204.418.000, dengan pendapatan bulanan tertinggi pada Oktober sebesar Rp25.754.000 atau hanya naik Rp45.000 dari capaian September senilai Rp25.709.000. Struktur pengunjung pun masih didominasi rombongan anak-anak sekolah sebanyak 25.311 orang, sementara pengunjung dewasa tercatat 15.995 orang dan wisatawan mancanegara hanya 3.234 orang dalam sepuluh bulan.
Guna mengejar ketertinggalan target kunjungan dari kalangan remaja, pihak Museum Aceh menggelar kompetisi film pendek bertajuk Short Film 2026 Competition pada 29 Oktober hingga 17 November 2026 dengan total hadiah Rp22 juta yang dibatasi bagi 30 tim pelajar dan 30 tim umum. Publik kini menanti evaluasi Disbudpar Aceh dalam membenahi daya tarik pameran tetap dan promosi wisata sejarah agar target 52.694 kunjungan di akhir Desember 2026 tidak sekadar bertumpu pada perlombaan musiman. (red)
Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.










