Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Banda Aceh Ajak Warga dan Pelaku Usaha Pilah Sampah dari Sumber

BANDA ACEH | SNN – Pemerintah Kota Banda Aceh mengajak warga, pedagang, dan pelaku usaha untuk mulai memilah sampah dari sumbernya seiring dimatangkannya persiapan penilaian Adipura 2026 di Balai Keurukon, Jumat (30/10/2026).
Dalam keterangan resmi Diskominfo Kota Banda Aceh, Jumat (30/10/2026), rapat koordinasi lintas perangkat daerah tersebut dipimpin oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Banda Aceh, Bachtiar, bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Hamdani, para kepala OPD, camat, serta keuchik. Pertemuan itu menyusun langkah bersama dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan kota.
“Menjaga keamanan dan ketertiban, serta menjaga kebersihan dan keindahan kota adalah tugas kita bersama. Dengan keterbatasan tenaga yang ada, kita harus melibatkan masyarakat secara kolektif,” ujar Bachtiar di Balai Keurukon.
Kepala DLHK3 Kota Banda Aceh, Hamdani, menyampaikan bahwa pada penilaian Adipura 2025 lalu, Kota Banda Aceh masuk dalam 10 kota di Indonesia yang meraih penghargaan kategori pembinaan sekaligus mencatatkan perolehan Adipura yang ke-11. Untuk penilaian tahun 2026, Pemko Banda Aceh menargetkan peningkatan capaian menuju kategori Adipura Kencana, yang sebelumnya juga telah didukung dengan penambahan 18 armada pengangkut sampah baru berupa sembilan unit mobil pikap dan sembilan unit truk sampah pada pekan ini.
“Insyaallah, kita berharap pada kesempatan ke-12 ini Kota Banda Aceh dapat meraih Adipura Kencana. Memang cukup berat, namun kita akan berusaha semaksimal mungkin,” jelas Hamdani.
Untuk mendukung target kebersihan dan pengelolaan sampah berkelanjutan tersebut, DLHK3 mengimbau keterlibatan aktif seluruh warga mulai dari lingkungan rumah tangga hingga tempat usaha selama periode penilaian berlangsung. (red)
Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.












