SMPA Kecam Insiden Maut di Tiro Pidie, Desak Pengusutan Transparan

BANDA ACEH | SNN – Solidaritas Mahasiswa Pemuda Aceh (SMPA) mengecam insiden berdarah di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, yang menewaskan seorang warga dan melukai belasan lainnya saat kenduri Maulid, Rabu (4/11/2026).
Sekretaris Jenderal SMPA, Teguh Muharam, menegaskan bahwa peristiwa maut tersebut merupakan tragedi kemanusiaan serius yang tidak boleh disederhanakan sebagai insiden biasa. Menurutnya, negara memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi hak hidup seluruh warga negara tanpa kecuali.
“Perbedaan pandangan, persoalan simbol, maupun dinamika sosial tidak seharusnya berakhir dengan jatuhnya korban jiwa. Ketika terjadi kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia, maka keadilan harus menjadi prioritas, bukan sekadar pernyataan penyesalan,” tegas Teguh dalam keterangannya di Banda Aceh, Jumat (6/11/2026).
Pendekatan Keamanan dan Martabat Perdamaian
SMPA menilai pendekatan keamanan dalam merespons dinamika sosial kemasyarakatan di Aceh harus senantiasa mengedepankan proporsionalitas, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta dialog yang bermartabat. Teguh mengingatkan bahwa Aceh memiliki riwayat panjang konflik dan telah menempuh perjalanan perdamaian yang tidak sederhana.
Oleh karena itu, SMPA mendesak pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), serta lembaga penegak hukum untuk melakukan penyelidikan independen, objektif, dan transparan. Pengusutan tersebut meliputi kejelasan kronologi penggunaan kekuatan, pihak-pihak yang terlibat, serta pertanggungjawaban hukum secara terbuka kepada publik.
“Jangan biarkan darah yang tertumpah di Pidie menjadi catatan kelam yang berlalu tanpa kejelasan. Keadilan bukanlah ancaman bagi perdamaian, justru menjadi fondasi utama untuk merawatnya. Kami meminta negara hadir dengan ketegasan hukum, bukan membiarkan masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap institusi yang seharusnya melindungi mereka,” pungkas Teguh. (red)
Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.












