Langsung ke konten utama

Bantu Pasien RSJ Terhubung dengan Keluarga, Disdukcapil Banda Aceh Identifikasi Tiga ODGJ Lewat Biometrik

Redaksi
SNN
Penulis: RedaksiEditor: SNN
Petugas Disdukcapil Kota Banda Aceh melakukan proses perekaman data kependudukan dan biometrik
Foto: Diskominfo Kota Banda Aceh

BANDA ACEH | SNN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh berhasil mengidentifikasi data kependudukan tiga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) melalui pemanfaatan teknologi pemindai biometrik iris mata di Kantor Disdukcapil Balai Kota, Kamis (5/11/2026).

Pemeriksaan administrasi kependudukan tersebut dilakukan setelah petugas Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh membawa ketiga pasien ke loket layanan Disdukcapil pada Selasa (3/11/2026) guna menelusuri riwayat identitas resmi yang sempat tidak diketahui selama menjalani perawatan medis.

Hasil pemindaian biometrik iris mata menunjukkan ketiga ODGJ tersebut telah terekam dalam basis data kependudukan nasional, dengan domisili asal masing-masing teridentifikasi dari Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Barat, dan Kabupaten Aceh Timur.

Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko, menjelaskan bahwa kepastian Nomor Induk Kependudukan (NIK) sangat vital untuk membuka akses jaminan pelayanan kesehatan berkelanjutan bagi para pasien di RSJ.

“Dengan diketahuinya identitas mereka, pihak rumah sakit dapat melengkapi administrasi pelayanan kesehatan. Selain itu, identitas tersebut juga diperlukan untuk membantu menghubungi keluarga masing-masing,” kata Heru.

Heru menambahkan, integrasi data biometrik kependudukan merupakan bagian dari komitmen Pemko Banda Aceh dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif, termasuk membantu instansi vertikal dan rumah sakit rujukan daerah yang membutuhkan verifikasi identitas warga rentan.

Pihak RSJ Banda Aceh kini menindaklanjuti data resmi kependudukan ketiga pasien tersebut bersama dinas sosial kabupaten terkait guna memfasilitasi proses pemulangan dan reintegrasi ke lingkungan keluarga masing-masing setelah kondisi kejiwaan mereka dinyatakan stabil oleh tim medis. **(red)**

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami

Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.