Langsung ke konten utama

Rekor Bendera 24 Kilometer Dikritik Warga, Persiapan Kunjungan Presiden di Bandara Nagan Raya Dikebut

Redaksi
SNN
Penulis: RedaksiEditor: SNN
Bupati Nagan Raya TR Keumangan bersama Kepala UPBU Fanani Zuhri saat mengecek fasilitas Bandara Cut Nyak Dhien
Foto: Diskominfo Nagan Raya

SUKA MAKMUE | SNN – Seremoni penyambutan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dikebut Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, di tengah catatan evaluasi efisiensi anggaran daerah untuk agenda pemecahan rekor pembentangan bendera sepanjang 24 kilometer.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya memusatkan perhatian pada renovasi fasilitas Gedung VIP Bandar Udara Cut Nyak Dhien guna menyambut rombongan tamu VVIP kenegaraan. Selain fasilitas pendaratan pesawat, aparat keamanan dan pemerintah daerah menyiapkan jalur darat yang akan dilintasi iring-iringan kepresidenan.

Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, mengklaim persiapan penyambutan kepala negara telah dimatangkan secara lintas sektoral bersama instansi vertikal dan aparat keamanan guna mendukung agenda pembentangan kain Merah Putih untuk rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

“Pemkab Nagan Raya ingin memastikan seluruh persiapan berjalan dengan baik, baik dari sisi fasilitas bandara maupun kebutuhan pendukung lainnya. Bendera yang akan digunakan juga sudah tiba dan telah dilakukan uji coba,” kata TR Keumangan usai meninjau bandara di Suka Makmue, Minggu (01/11/2026).

Namun, di balik klaim keberhasilan persiapan yang disebut otoritas bandara telah mencapai 85 persen, kegiatan berbiaya besar tersebut menuai sorotan masyarakat terkait urgensi pemecahan rekor seremonial di tengah kebutuhan mendesak penanganan infrastruktur jalan desa dan pengendalian harga pangan warga pascabanjir. Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas II Cut Nyak Dhien, Fanani Zuhri, menyatakan pengetatan operasional penerbangan komersial dan sterilisasi area ring satu bersama Paspampres diberlakukan ketat menjelang hari kedatangan.

Masyarakat kini menagih dampak nyata kunjungan Presiden Prabowo terhadap percepatan program pembangunan jalan strategis barat-selatan Aceh, alih-alih sekadar seremoni pemecahan rekor yang menyedot perhatian dan energi birokrasi daerah. **(red)**

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami

Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.