Langsung ke konten utama

Berbulan-bulan Dikeluhkan Pengendara Karena Rusak Parah, Ruas Keude Paya-Sangkalan Abdya Akhirnya Diaspal

Redaksi
SNN
Penulis: RedaksiEditor: SNN
Kondisi fisik ruas jalan Keude Paya dan Sangkalan di Aceh Barat Daya yang telah selesai diaspal
Foto: Dinas Kominsa Aceh Barat Daya

BLANGPIDIE | SNN – Kerusakan parah jalan penghubung Keude Paya dan Sangkalan selama berbulan-bulan sempat menghambat akses harian warga, sebelum penanganan pengaspalan tuntas dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat Daya pada akhir Oktober 2026.

Sebelum perbaikan fisik diselesaikan, jalur vital antargampong di kawasan Blangpidie tersebut dipenuhi lubang berbahaya, berdebu tebal saat musim kemarau, dan licin tergenang lumpur saat diguyur hujan deras sehingga kerap mengancam keselamatan para pengendara sepeda motor.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya mengklaim penuntasan pengaspalan ruas Keude Paya hingga Sangkalan merupakan wujud realisasi program infrastruktur Abdya Meusaneut di bawah kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli. Pemerintah daerah menyatakan penanganan jalan difokuskan untuk memperlancar mobilitas warga gampong menuju sentra pendidikan dan pasar.

Warga Sangkalan, Rahma, mengungkapkan perbaikan jalan tersebut sangat krusial bagi keselamatan anak sekolah yang setiap pagi melintasi jalur itu menuju SMP Negeri 1 Blangpidie. “Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Abdya melalui Kepala PUPR yang telah memperhatikan kondisi jalan dan desa kami. Ini merupakan manfaat langsung yang kami rasakan,” kata Rahma, Sabtu (31/10/2026).

Kendati ruas jalan poros utama telah mulus dilalui, masyarakat masih menagih penanganan menyeluruh pada sistem drainase kiri-kanan badan jalan agar aspal baru tidak cepat tergerus banjir luapan musiman. Kepala Dinas PUPR Abdya, Rahwadi, menegaskan penanganan lanjutan jalur transportasi desa akan diteruskan secara bertahap menyusul alokasi perencanaan hotmix jalur Sangkalan lanjutan senilai Rp2,7 miliar pada tahun anggaran mendatang. Transparansi mutu material fisik dan ketahanan konstruksi jalan kini menjadi sorotan utama warga. **(red)**

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami

Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.