Puluhan Tahun Warga Padang Bak Jok Lewati Jalan Rusak, Pengawasan Proyek Pemkab Abdya Dipertanyakan

BLANGPIDIE | SNN – Penantian puluhan tahun warga Gampong Padang Bak Jok, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terhadap akses jalan layak akhirnya mulai direspons pemerintah daerah dengan pembukaan badan jalan dan penimbunan awal, Senin (02/11/2026).
Kondisi jalan penghubung utama desa tersebut selama ini mengalami kerusakan parah, berupa kubangan lumpur pekat saat musim hujan dan kepulan debu tebal di musim kemarau, yang melumpuhkan angkutan hasil kebun dan mobilitas pelajar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Abdya, Rahwadi, mengklaim bahwa pengerjaan fisik di ruas Padang Bak Jok merupakan atensi langsung Bupati Abdya untuk merespons aduan warga yang telah tertahan bertahun-tahun.
Pihak dinas menyebutkan penanganan awal difokuskan pada pembersihan bahu jalan, perataan badan jalan, serta pemadatan agregat agar dapat segera dilalui kendaraan roda dua dan roda empat dengan lebih aman.
Sorotan Kualitas Aspal dan Rekam Jejak Keterlambatan
Kendati warga menyambut baik langkah awal perbaikan ini, kalangan pemerhati kebijakan publik setempat mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap mutu konstruksi. Pasalnya, perbaikan jalan di sejumlah titik pelosok Abdya kerap hanya berhenti pada tahap penimbunan pasir dan batu (sirtu) tanpa segera ditingkatkan menjadi lapisan aspal hotmix tahan lama.
Apalagi sejumlah paket pekerjaan jalan di Abdya sebelumnya disorot warga akibat keterlambatan penyelesaian dan kerentanan material terhadap genangan air saat musim penghujan ekstrem melanda pesisir barat selatan Aceh.
Masyarakat Gampong Padang Bak Jok menuntut Dinas PUPR Abdya bersikap transparan terkait besaran pagu anggaran dan jadwal penyelesaian pengaspalan permanen, sehingga proyek perbaikan jalan desa ini benar-benar tuntas dan tidak meninggalkan pekerjaan setengah jalan. **(red)**
Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.











