Jembatan Gantung Diresmikan, Warga Desa Kukue Sambut Harapan Baru

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.
BIREUEN | SNN – Penantian panjang masyarakat Desa Kukue, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, akhirnya terjawab dengan diresmikannya Jembatan Gantung Perintis Garuda pada Selasa (9/6/2026). Infrastruktur tersebut kini menjadi akses penting yang memudahkan warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Peresmian jembatan dilakukan oleh Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Arh. Luthfi Novriadi, S.E., S. Sos., M. Han. Kehadiran jembatan itu disambut antusias oleh masyarakat yang selama ini harus menghadapi keterbatasan akses penyeberangan untuk menuju sejumlah lokasi penting.
Dalam sambutannya, Dandim 0111/Bireuen, Letkol Arh. Luthfi Novriadi, menyebut pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus upaya memperkuat hubungan antara TNI dan warga.
“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik yang menghubungkan dua wilayah, tetapi menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan semangat pengabdian untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. TNI akan selalu hadir di tengah rakyat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan memiliki peran penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Dengan tersedianya akses yang lebih layak, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan memperluas berbagai peluang ekonomi.
Kehadiran Jembatan Gantung Perintis Garuda juga dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong kemajuan Desa Kukue. Selain memperlancar konektivitas antarwilayah, jembatan tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan yang terbangun melalui kepedulian dan gotong royong.
Menurut warga, keberadaan jembatan baru tersebut membawa banyak manfaat, mulai dari memperlancar mobilitas hingga mempermudah pengangkutan hasil pertanian. Selain itu, akses menuju sekolah maupun fasilitas kesehatan kini dapat ditempuh dengan lebih aman dan cepat.

“Sebelumnya kami cukup sulit untuk menyeberang, apalagi kalau kondisi cuaca kurang baik. Sekarang, dengan adanya jembatan gantung ini akses sudah jauh lebih mudah,” ujar Yati, salah seorang warga Desa Kukue.
Masyarakat berharap fasilitas itu dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Dengan akses yang semakin baik, warga optimistis berbagai sektor kehidupan, mulai dari ekonomi, pendidikan hingga sosial kemasyarakatan, akan berkembang lebih pesat di masa mendatang. (DI)









