
BANDA ACEH | SNN — Pengerjaan proyek Penataan Pedestrian Jalan Tgk. Chik Mohd. Thayeb Peureula Tahap II terus dipacu. Pantauan di lapangan pada Senin (29/6/2026), aktivitas konstruksi sedang berlangsung dengan sejumlah pekerja yang tengah menyelesaikan pengerjaan trotoar dan saluran air di kawasan tersebut.
Berdasarkan informasi yang tertera pada papan nama proyek, penataan pedestrian ini merupakan program dari Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 1.894.321.000,- yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Kota Banda Aceh Tahun Anggaran 2026.
Pekerjaan yang ditangani oleh kontraktor pelaksana PT. Zenith Karya Utama ini memiliki waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender, terhitung sejak tanggal kontrak 06 Mei 2026.
Di lokasi proyek, tumpukan material seperti batu bata merah tampak tersusun rapi di pinggir jalan, sementara garis pembatas keselamatan (safety line) telah dipasang di area galian saluran untuk mengamankan arus lalu lintas yang tetap berjalan normal. Pengerjaan juga tampak dilakukan pada sejumlah titik persimpangan jalan untuk merapikan fasilitas pejalan kaki.
Terkait perkembangan pengerjaan, Subhan, perwakilan dari CV. Ottoman Engineering selaku Konsultan Pengawas yang ditemui di lapangan, menyampaikan bahwa pengerjaan saat ini menunjukkan tren yang sangat baik.
“Progres pengerjaan sangat positif. Saat ini Persentase dari pekerjaan deviasi plus dari progres rencana pekerjaan yaitu mencapai 20 persen. Melihat ritme kerja di lapangan, kami sangat optimis proyek penataan pedestrian ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya sesuai dengan target kontrak,” ujar Subhan.
Meski pengerjaan di lapangan terus menunjukkan kemajuan, pihak Dinas PUPR Kota Banda Aceh belum memberikan keterangan resmi terkait proyek ini. Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas yang dikonfirmasi oleh awak media belum memberikan jawaban atau tanggapan lebih lanjut mengenai jalannya proyek penataan pedestrian tersebut.
Transparansi melalui pemasangan papan informasi di lokasi proyek juga membuka ruang bagi pelaksanaan hak pengawasan publik. Masyarakat memiliki keleluasaan dan hak untuk ikut memantau jalannya pembangunan yang dibiayai oleh uang negara ini. Keterlibatan aktif warga dan elemen sipil serta media dalam mengawasi proyek pemerintah dinilai krusial untuk memastikan bahwa pengerjaan berjalan sesuai spesifikasi, kualitas material terjaga, serta menutup celah potensi penyelewengan anggaran.
Diharapkan dengan selesainya penataan pedestrian Tahap II ini nanti, wajah tata ruang dan fasilitas pejalan kaki di Kota Banda Aceh, khususnya di ruas jalan Tgk. Chik Mohd. Thayeb Peureula, dapat menjadi lebih tertata, aman, dan nyaman bagi warga kota.[red]







BANDA ACEH | SNN — Pengerjaan proyek Penataan Pedestrian Jalan Tgk. Chik Mohd. Thayeb Peureula Tahap II terus dipacu. Pantauan di lapangan pada Senin (29/6/2026), aktivitas konstruksi sedang berlangsung dengan sejumlah pekerja yang tengah menyelesaikan pengerjaan trotoar dan saluran air di kawasan tersebut.
Berdasarkan informasi yang tertera pada papan nama proyek, penataan pedestrian ini merupakan program dari Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 1.894.321.000,- yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Kota Banda Aceh Tahun Anggaran 2026.
Pekerjaan yang ditangani oleh kontraktor pelaksana PT. Zenith Karya Utama ini memiliki waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender, terhitung sejak tanggal kontrak 06 Mei 2026.
Di lokasi proyek, tumpukan material seperti batu bata merah tampak tersusun rapi di pinggir jalan, sementara garis pembatas keselamatan (safety line) telah dipasang di area galian saluran untuk mengamankan arus lalu lintas yang tetap berjalan normal. Pengerjaan juga tampak dilakukan pada sejumlah titik persimpangan jalan untuk merapikan fasilitas pejalan kaki.
Terkait perkembangan pengerjaan, Subhan, perwakilan dari CV. Ottoman Engineering selaku Konsultan Pengawas yang ditemui di lapangan, menyampaikan bahwa pengerjaan saat ini menunjukkan tren yang sangat baik.
“Progres pengerjaan sangat positif. Saat ini Persentase dari pekerjaan deviasi plus dari progres rencana pekerjaan yaitu mencapai 20 persen. Melihat ritme kerja di lapangan, kami sangat optimis proyek penataan pedestrian ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya sesuai dengan target kontrak,” ujar Subhan.
Meski pengerjaan di lapangan terus menunjukkan kemajuan, pihak Dinas PUPR Kota Banda Aceh belum memberikan keterangan resmi terkait proyek ini. Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas yang dikonfirmasi oleh awak media belum memberikan jawaban atau tanggapan lebih lanjut mengenai jalannya proyek penataan pedestrian tersebut.
Transparansi melalui pemasangan papan informasi di lokasi proyek juga membuka ruang bagi pelaksanaan hak pengawasan publik. Masyarakat memiliki keleluasaan dan hak untuk ikut memantau jalannya pembangunan yang dibiayai oleh uang negara ini. Keterlibatan aktif warga dan elemen sipil serta media dalam mengawasi proyek pemerintah dinilai krusial untuk memastikan bahwa pengerjaan berjalan sesuai spesifikasi, kualitas material terjaga, serta menutup celah potensi penyelewengan anggaran.
Diharapkan dengan selesainya penataan pedestrian Tahap II ini nanti, wajah tata ruang dan fasilitas pejalan kaki di Kota Banda Aceh, khususnya di ruas jalan Tgk. Chik Mohd. Thayeb Peureula, dapat menjadi lebih tertata, aman, dan nyaman bagi warga kota.[red]