Kapolda-Wakapolda Aceh Terima Pin Emas Kapolri

BANDA ACEH | SNN — Polri memberikan penghargaan pin emas Kapolri kepada Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan dan Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo. Penghargaan itu diberikan atas dedikasi mereka menangani peristiwa pengibaran bendera bulan bintang saat peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8) lalu.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan, dalam penanganan peristiwa tersebut Kapolda dan Wakapolda Aceh turun langsung melakukan pendekatan kepada masyarakat, meredam situasi yang memanas, memastikan proses penurunan bendera berjalan aman, serta memimpin patroli skala besar setelah kejadian.
Penghargaan serupa juga diberikan kepada Kompol I Ketut Supriyatna, Kanit 1 Subdit 4 Direktorat Intelkam Polda Aceh, yang turut berperan di lapangan. Ketiga nama tersebut diumumkan Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Sejumlah Personel Naik Pangkat Luar Biasa
Tidak berhenti di pin emas, Polri juga memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada sejumlah personel Polda Aceh. Di antaranya Kompol Saiful Hadi, Kasat Samapta Polresta Banda Aceh; Aipda Azhari dari Polsek Lueng Bata; serta Bripda Azkar dari Satuan Samapta Polresta Banda Aceh.
Johnny menyebut penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada personel yang menunjukkan dedikasi, keberanian, dan pengabdian dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, apa yang dilakukan para personel merupakan bagian dari tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Makna di Balik Penghargaan
Hari Damai Aceh diperingati setiap 15 Agustus untuk mengenang penandatanganan Nota Kesepahaman Helsinki pada 2005 yang mengakhiri konflik bersenjata di Serambi Mekkah. Peringatan tahun ini merupakan yang ke-21 kalinya, dan kekondusifan situasi pasca peringatan menjadi prioritas bersama seluruh elemen masyarakat Aceh.
Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri untuk terus bekerja secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab. Polri juga menegaskan pendekatan persuasif akan terus diutamakan dalam menjaga situasi kamtibmas di Aceh, menjadikan momen peringatan damai tetap berjalan khidmat bersama seluruh lapisan masyarakat. (Red)
Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.












