Langsung ke konten utama

Dermaga Kuala Mane Mulai Bergeliat, Nelayan Tradisional Masih Dihantui Pendangkalan Alur Muara

Redaksi
SNN
Penulis: RedaksiEditor: SNN
Aktivitas penimbangan hasil tangkapan nelayan di TPI Kuala Mane Muara Batu
Foto: Pemkab Aceh Utara

ACEH UTARA | SNN – Dermaga pendaratan ikan Kuala Mane di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, kembali dipadati aktivitas bongkar muat hasil tangkapan laut nelayan tradisional setelah sempat terpuruk setahun pascabencana banjir besar.

Pemandangan tersebut terekam pada Sabtu (07/11/2026), di mana puluhan perahu motor nelayan berjejer bersandar di sepanjang perairan dangkal dermaga dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kuala Mane.

Para pekerja dermaga dan pedagang pengumpul ikan (keupula) terlihat sibuk menurunkan keranjang hasil tangkapan, menimbang ikan menggunakan timbangan gantung, serta memilah komoditas segar ke dalam kotak pendingin (cool box) bertuliskan TPI Kr. Mane untuk didistribusikan ke pasar lokal maupun luar daerah.

Ketahanan Nelayan Dibayangi Ancaman Sedimentasi Muara

Meskipun aktivitas pelelangan ikan tampak bergairah kembali, pemulihan ekonomi nelayan Kuala Mane dihadapkan pada ancaman nyata pendangkalan alur sungai dan sedimentasi bibir pantai pascabanjir yang belum ditangani secara tuntas oleh pemerintah daerah.

Klaim kebangkitan fasilitas perikanan pesisir tersebut berbanding terbalik dengan kondisi perairan dangkal yang kerap menyulitkan boat nelayan berlabuh saat air laut surut, memaksa pemilik kapal menunggu pasang tinggi demi menghindari benturan lambung kapal dengan lumpur endapan.

Nelayan setempat mencatat bahwa kelancaran melaut sangat bergantung pada cuaca ekstrem peralihan musim barat, di mana gelombang tinggi kerap memicu abrasi di sekitar tanggul dermaga darurat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh ditagih tidak sekadar memuji ketangguhan swadaya nelayan, melainkan segera merealisasikan pengerukan alur muara Kuala Mane serta pembangunan fasilitas penahan gelombang permanen agar roda ekonomi masyarakat pesisir Muara Batu terlindungi jangka panjang. **(red)**

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami

Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.