Pedagang Pasar Mini Gampong Leu Ue Dapat Suntikan Modal Usaha dari BUMDesma Darul Imarah

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.
Aceh Besar| SNN – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, para pedagang sayur yang tergabung dalam Kelompok Pedagang Sayur Pasar Mini Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, mendapat tambahan modal usaha melalui program simpan pinjam perempuan berbasis kelompok yang disalurkan Lembaga Keuangan Desa (LKD) Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Sejahtera Darul Imarah.
Penyaluran bantuan modal tersebut berlangsung di Kantor Keuchik Gampong Leu Ue, Sabtu (23/5/2026). Dalam program itu, masing-masing anggota kelompok menerima pinjaman modal sebesar Rp 2.000.000 untuk mendukung pengembangan usaha menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Idul adha.
Direktur Utama BUMDesma Sejahtera Darul Imarah, Mardiana, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen lembaganya dalam mendukung pertumbuhan usaha masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dijalankan kaum perempuan.
Menurutnya, BUMDesma Sejahtera Darul Imarah terus berupaya hadir sebagai penggerak ekonomi masyarakat di Kecamatan Darul Imarah melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi produktif.
“Kita tetap fokus untuk berkontribusi dalam mendukung permodalan usaha masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penyaluran modal usaha bagi kelompok perempuan pedagang sayur Pasar Mini Leu Ue hari ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari sisi pengelolaan lembaga, BUMDesma Sejahtera Darul Imarah juga menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Saat awal berdiri, lembaga tersebut hanya memiliki modal sebesar Rp2,12 miliar. Namun hingga Desember 2025, total aset yang dimiliki telah mencapai Rp5,24 miliar.
Menurut Mardiana, pertumbuhan tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan BUMDesma sekaligus menunjukkan dampak positif lembaga itu terhadap penguatan ekonomi desa.
Sementara itu, Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri VE, menyampaikan apresiasi kepada BUMDesma Sejahtera Darul Imarah atas kepeduliannya membantu penguatan modal usaha masyarakat, khususnya kelompok perempuan pedagang pasar.
Ia menilai tambahan modal yang diberikan menjelang Iduladha sangat membantu para pedagang untuk menambah stok dagangan dan meningkatkan peluang usaha di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
“Saya sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada pimpinan serta jajaran BUMD Darul Imarah yang telah peduli memberikan pinjaman modal usaha kepada ibu-ibu pedagang Pasar Mini BUMG Gampong Leu Ue. Momen ini sangat tepat menjelang Iduladha, sehingga mereka dapat menambah dagangan mereka,” katanya.
Yusri berharap program serupa ke depan dapat diperluas untuk menjangkau kelompok usaha produktif lainnya di wilayahnya. Menurut dia, keberadaan BUMD memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui pengelolaan usaha, investasi, dan pemanfaatan potensi lokal.
Di sisi lain, Ketua Kelompok Pedagang Pasar Mini BUMG Leu Ue, Mariam, mengaku bersyukur atas tambahan modal yang diterima kelompoknya. Ia mengatakan bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat usaha para anggota kelompok menjelang momentum Iduladha.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas penambahan modal usaha dari BUMDesma Darul Imarah ini. Kami berkomitmen menggunakan modal ini untuk pengembangan usaha dagang kami dan akan memenuhi kewajiban angsuran tepat waktu sesuai kesepakatan,” ujarnya.
Tambahan modal tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat usaha pedagang kecil, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui penguatan usaha berbasis komunitas. (Sr)









