Langsung ke konten utama

Renovasi Puskesmas Peulumat Rp389,7 Juta Belum Cakup Seluruh Atap Bocor, Kapus Harapkan Perbaikan Lanjutan

Z
Redaksi
Penulis: ZamzamiEditor: Redaksi
Renovasi Puskesmas Peulumat Rp389,7 Juta Belum Cakup Seluruh Atap Bocor, Kapus Harapkan Perbaikan Lanjutan
Renovasi Puskesmas Peulumat Rp389,7 Juta Belum Cakup Seluruh Atap Bocor, Kapus Harapkan Perbaikan Lanjutan

ACEH SELATAN | SNN – Proyek Renovasi Gedung Rawat Inap Puskesmas Peulumat, Kecamatan Labuhanhaji Timur, Kabupaten Aceh Selatan, dengan nilai kontrak Rp389.700.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026, mulai dilaksanakan. Namun, pekerjaan renovasi tersebut ternyata belum mengakomodasi seluruh bagian atap bangunan rawat inap yang mengalami kebocoran.

Hal itu terungkap dari hasil pemantauan dan liputan langsung awak media SaranNews.net di lokasi proyek pada Rabu, 28 Oktober 2026, serta keterangan Kepala Puskesmas Peulumat, Ita, yang diperoleh redaksi melalui konfirmasi.

Berdasarkan papan informasi proyek, kegiatan renovasi tersebut berada di bawah tanggung jawab Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan, dengan perusahaan pelaksana CV Area Karya Pratama. Pada papan proyek juga tercantum tanggal 16 Oktober 2026.

Saat peninjauan lapangan, awak media menemui Aliuddin dari pihak pelaksana. Ia menyampaikan bahwa aktivitas pengerjaan di lokasi baru dimulai sekitar dua hari sebelumnya.

Di lokasi, awak media juga mendapati adanya aktivitas persiapan papan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sementara itu, papan informasi proyek belum mencantumkan secara jelas masa pelaksanaan, tanggal penyelesaian pekerjaan, maupun identitas pihak pengawas teknis.

Berdasarkan dokumen Uraian Singkat Pekerjaan yang diperoleh redaksi, proyek tersebut memiliki pagu dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) masing-masing Rp390 juta, dengan masa pelaksanaan selama 80 hari kalender terhitung sejak tanggal mulai kerja sebagaimana tercantum dalam Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

Ruang lingkup pekerjaan meliputi persiapan, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), pekerjaan atap, pasangan dan plesteran, kusen pintu, lantai, elektrikal, pengecatan, serta pekerjaan lainnya.

Kapus Akui Renovasi Belum Menjangkau Seluruh Atap Bocor

Kepala Puskesmas Peulumat, Ita, ketika dikonfirmasi SaranNews, membenarkan bahwa kegiatan renovasi tersebut merupakan salah satu kebutuhan yang sebelumnya telah diusulkan pihak Puskesmas.

Menurutnya, kondisi atap bangunan rawat inap yang mengalami kebocoran ketika hujan menjadi salah satu alasan mendesaknya kebutuhan renovasi.

“Betul, salah satu usulan kebutuhan Puskesmas,” ujar Ita menjawab pertanyaan redaksi mengenai dasar pengusulan kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa renovasi sangat dibutuhkan karena kondisi atap bangunan rawat inap yang bocor saat hujan. Namun, pekerjaan yang diakomodasi melalui anggaran tahun 2026 belum mencakup seluruh bagian bangunan yang membutuhkan perbaikan.

“Belum, karena atap yang akan direnovasi tidak semua. Besar harapan kami agar kiranya atap rawat inap cadangan juga direnovasi,” ungkapnya.

Ita menjelaskan, bangunan rawat inap cadangan atau tambahan berada terpisah dari bangunan rawat inap yang menjadi sasaran renovasi, dan hingga kini bagian atapnya juga masih mengalami kebocoran.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meskipun pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran renovasi hampir Rp390 juta, kebutuhan perbaikan fasilitas rawat inap Puskesmas Peulumat belum seluruhnya terakomodasi.

Meski demikian, belum diketahui apakah bangunan rawat inap cadangan tersebut memang berada di luar ruang lingkup perencanaan dan kontrak pekerjaan tahun 2026, maupun pertimbangan teknis dan anggaran yang mendasarinya.

Terkait proses perencanaan, Ita membenarkan adanya keterlibatan pihak Puskesmas dalam pembahasan kebutuhan renovasi.

Sementara mengenai aktivitas pekerjaan yang sedang berlangsung, ia menyampaikan bahwa hingga saat ini belum diperlukan penyesuaian pelayanan kesehatan, karena tahapan pekerjaan dinilai belum mengganggu pelaksanaan pelayanan perawatan.

Komputer, AC, Daya Listrik hingga Pengolahan Limbah Masih Dibutuhkan

Selain persoalan atap bangunan, Kepala Puskesmas Peulumat juga mengungkapkan sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana yang dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kebutuhan tersebut antara lain pengadaan komputer, pendingin ruangan atau AC, peningkatan kapasitas daya listrik, serta fasilitas pengolahan air limbah agar pengelolaannya dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Menurut Ita, kebutuhan tambahan tersebut belum diusulkan selama dirinya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas, mengingat masa penugasannya yang masih relatif baru.

Ia juga menilai kondisi fasilitas Puskesmas Peulumat masih tertinggal dibandingkan sejumlah Puskesmas lainnya, sehingga perhatian dan dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan.

“Untuk mendukung pelaksanaan pelayanan, kami sangat tertinggal dibandingkan dengan Puskesmas yang lain,” ungkapnya.

Meski demikian, Ita menyampaikan apresiasi atas realisasi kegiatan renovasi gedung rawat inap yang telah mulai dilaksanakan.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Dinas Kesehatan dapat memberikan perhatian lebih lanjut terhadap berbagai kebutuhan fasilitas yang belum terpenuhi.

Pihaknya juga berharap renovasi tersebut dapat menjadi langkah awal peningkatan kelayakan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan di Puskesmas Peulumat.

Dinas Kesehatan Dimintai Penjelasan

Menindaklanjuti temuan lapangan dan keterangan Kepala Puskesmas, Redaksi SaranNews.net telah melayangkan permintaan konfirmasi kepada Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan.

Konfirmasi tersebut mencakup kepastian jadwal pelaksanaan berdasarkan SPMK, rincian pekerjaan dalam kontrak, mekanisme pengawasan teknis, penerapan keselamatan konstruksi, serta kelengkapan informasi pada papan proyek.

Redaksi juga telah menyampaikan pertanyaan tambahan terkait alasan renovasi tahun 2026 belum mencakup seluruh atap bangunan rawat inap yang mengalami kebocoran, khususnya bangunan rawat inap cadangan atau tambahan.

Selain itu, Dinas Kesehatan dimintai penjelasan mengenai kemungkinan penganggaran perbaikan lanjutan serta tindak lanjut terhadap kebutuhan komputer, AC, peningkatan daya listrik, dan pengolahan air limbah yang disampaikan Kepala Puskesmas.

Permintaan konfirmasi lanjutan juga telah disampaikan kepada Aliuddin dari pihak pelaksana untuk memperoleh penjelasan mengenai jadwal, rincian pekerjaan, kesiapan K3, dan pengawasan pelaksanaan proyek.

Hingga berita ini disusun, redaksi masih menunggu tanggapan dari pihak Dinas Kesehatan dan pelaksana terhadap sejumlah pertanyaan tersebut.

SaranNews akan terus memantau perkembangan pelaksanaan renovasi agar penggunaan anggaran publik tidak hanya memenuhi ketentuan administrasi dan penyelesaian fisik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu, keamanan, serta kenyamanan pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas Peulumat. (red)

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami

Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.