Banjir Rendam 3 Wilayah Aceh, 1.368 Warga Terdampak

SUBULUSSALAM | SNN – Banjir yang dipicu hujan berintensitas tinggi masih berdampak pada warga di Kota Subulussalam, Kabupaten Nagan Raya, dan Kabupaten Aceh Tenggara. Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyebut banjir berdampak pada 1.368 orang dan belum surut selama tiga hari terakhir.
“Banjir berdampak pada 1.368 orang,” kata Berton dalam rilis resmi BNPB, Selasa (27/10/2026).
Di Kota Subulussalam, BNPB mencatat banjir bermula pada Sabtu (24/10/2026) setelah Sungai Lae Souraya dan Sungai Rikit meluap. Sebanyak 342 kepala keluarga atau 342 unit rumah terdampak di Desa Jabi-Jabi dan Desa Sigrun, Kecamatan Sultan Daulat, serta Desa Suak Jampak, Kecamatan Rundeng.
BPBD Kota Subulussalam telah berada di lokasi untuk melakukan kaji cepat, pendataan, dan pemantauan tinggi muka air. Hingga Senin (26/10/2026), genangan masih berada di permukiman warga dan masyarakat diimbau mewaspadai potensi banjir susulan.
Nagan Raya Masih Didata
Laporan BPBD Nagan Raya yang dikutip BPBA Aceh mencatat banjir merendam 11 kampung di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur sejak Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Luapan Sungai Krueng Lamie dan Krueng Tripa menggenangi permukiman hingga Senin (26/10/2026).
Di Kecamatan Darul Makmur, kampung terdampak meliputi Ujong Lamie, Kuta Trieng, dan Geulanggang Gajah. Di Kecamatan Tripa Makmur, banjir merendam Panton Pange, Ujong Krueng, Mon Dua, Neubok Yee PP, Neubok Yee PK, Pasie Keubeu Dom, Lueng Keubeu Jagat, dan Kabu.
Hingga laporan tersebut disampaikan, petugas masih melakukan asesmen untuk mengetahui jumlah rumah dan warga terdampak di Nagan Raya. BNPB menyatakan pemerintah daerah didorong bertindak sigap, memenuhi kebutuhan dasar warga, serta memitigasi kemungkinan dampak lanjutan.
Di Nagan Raya, angka dampaknya belum final karena asesmen masih berjalan. Bagi warga yang rumahnya terendam, ukuran penanganan adalah kepastian bantuan, layanan kesehatan, dan waktu air surut—bukan sekadar pernyataan bahwa pemantauan terus dilakukan.
(red)
Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.












