Lolos Seleksi Ketat, 228 PNS Baru Pemerintah Aceh Resmi Diangkat dan Disebar ke 22 SKPA

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.
BANDA ACEH | sarannews.net – Sebanyak 228 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Aceh resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh. Prosesi pengambilan sumpah jabatan sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan berlangsung khidmat di Gedung Serba Guna Lantai II Sekretariat Daerah Aceh, Banda Aceh, Kamis (6/8/2026).
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh, Teuku Robby Izra, menegaskan bahwa momentum ini merupakan awal dari pengabdian dan amanah besar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Menjadi PNS bukan sekadar memperoleh kepastian status pekerjaan atau formalitas belata. Lebih dari itu, ini adalah tentang mengemban tanggung jawab moral dan profesional sebagai pelayan masyarakat, pelaksana kebijakan publik, serta perekat persatuan bangsa,” ujar Teuku Robby menyampaikan pesan Mualem di hadapan ratusan ASN baru.
Prosesi sakral ini turut disaksikan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Aceh (BKA) Abdul Qahar, serta Kabid Kinerja dan Kesejahteraan BKA, Dr. Faisal. Berdasarkan data teknis, 228 PNS yang baru diangkat ini akan segera disebar dan bertugas di 22 Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), di mana 6 orang di antaranya merupakan lulusan cemerlang dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Ditekankan Bekerja Berbasis Sistem Merit
Gubernur Mualem mengingatkan bahwa para ASN yang dilantik hari ini merupakan individu-individu pilihan yang telah berhasil melewati fase seleksi yang sangat kompetitif bersama puluhan ribu pelamar melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN yang objektif, transparan, dan akuntabel.
Oleh karena itu, Pemerintah Aceh menuntut agar rasa syukur ini diwujudkan dalam bentuk dedikasi nyata, integritas tanpa kompromi, serta etos kerja yang tinggi demi menyukseskan visi pembangunan Aceh yang Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan.
“Untuk mencapai target besar daerah, kita membutuhkan skuad ASN yang adaptif terhadap perubahan zaman, melek teknologi, berorientasi penuh pada hasil, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan berkualitas. Setiap ASN wajib memahami bahwa mereka dituntut bekerja berdasarkan koridor sistem merit, performa kinerja, dan kedisiplinan tinggi,” tegas Mualem.
Di akhir sambutannya, Gubernur juga melayangkan instruksi tegas kepada seluruh Kepala SKPA agar segera memberikan pembinaan intensif, orientasi, dan pendampingan melekat kepada para PNS baru di satker masing-masing. Masa awal penugasan dinilai sebagai fase paling krusial dalam membentuk karakter dan budaya kerja ASN yang berintegritas. [red]









