BMKG Peringatkan Hujan Lebat Petir Hantam 23 Kecamatan di Aceh

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.
BANDA ACEH | SNN — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini hujan lebat disertai petir yang berlaku pukul 15.33 WIB hingga 19.54 WIB, Kamis (13/8/2026). Peringatan berlaku untuk 23 kecamatan yang tersebar di seluruh penjuru Provinsi Aceh, mulai dari dataran tinggi Gayo hingga pesisir selatan dan timur.
Berdasarkan data CAP (Common Alerting Protocol) yang diterbitkan BMKG, peringatan ini berstatus Actual dengan tingkat keparahan sedang (Moderate) dan tingkat kepastian teramati (Observed). Artinya, kondisi cuaca ekstrem tersebut telah terdeteksi melalui pengamatan radar dan satelit BMKG, bukan sekadar prediksi.
Kecamatan-kecamatan yang terdampak meliputi Babul Rahmah, Badar, Danau Paris, Darul Hikmah, Gunung Meriah, Ketambe, Kluet Timur, Kota Jantho, Peunaron, Peureulak, Pining, Pulau Banyak Barat, Puteri Betung, Rantau Peureulak, Rantau Selamat, Simpang Kanan, Simpang Tiga, Suro Makmur, Tangse, Tanoh Alas, Teupah Selatan, Trumon Tengah, dan Trumon Timur.
Wilayah yang terdampak membentang luas — dari dataran tinggi Aceh Tenggara dan Gayo Lues seperti Ketambe, Tanoh Alas, dan Puteri Betung, menuju pesisir selatan Aceh di Kluet Timur, Trumon Tengah, dan Trumon Timur. Peringatan juga mencakup kawasan barat seperti Gunung Meriah dan Pulau Banyak Barat di Aceh Singkil, serta Teupah Selatan di Kepulauan Simeulue. Di sisi timur, kecamatan Peunaron, Peureulak, dan Rantau Peureulak di Aceh Timur juga terdampak, ditambah kawasan tengah seperti Kota Jantho dan Tangse.
BMKG memperingatkan bahwa kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak berupa berkurangnya jarak pandang, angin kencang, dan banjir lokal. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan guna menjaga keselamatan.
Peringatan ini merupakan yang kedua yang diterbitkan BMKG untuk Aceh pada hari yang sama. Peringatan pertama berlaku pukul 12.27 hingga 15.48 WIB dan mencakup 16 kecamatan, didominasi wilayah Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Setelah peringatan pertama berakhir, BMKG kembali menerbitkan peringatan baru dengan cakupan wilayah yang lebih luas.
Berdasarkan prakiraan cuaca 10 hari ke depan, pola hujan dengan potensi petir diperkirakan masih akan muncul secara sporadis di wilayah pesisir timur dan selatan Aceh hingga pertengahan periode, sebelum kondisi secara umum berangsur berawan pada minggu kedua. Warga, khususnya nelayan dan petani, disarankan untuk memantau informasi terkini dari BMKG secara berkala. (Red)









