Upacara Hardiknas Bireuen Angkat Makna Pendidikan

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.
BIREUEN | SNN – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Bireuen berlangsung penuh khidmat pada Senin pagi (4/5/2026). Bertempat di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan, Gampong Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, upacara ini menjadi ruang refleksi bagi ratusan peserta, mulai dari jajaran birokrasi hingga pelajar dari berbagai tingkatan pendidikan.
Sejumlah unsur hadir dalam upacara itu, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para kepala SKPK, camat dari 17 kecamatan, hingga ratusan aparatur sipil negara. Pelajar dari tingkat SD hingga SMA serta mahasiswa juga turut ambil bagian.
Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., yang bertindak sebagai pembina upacara, menekankan bahwa esensi pendidikan bukan sekadar urusan administratif. Mengutip amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M. Ed., ia menegaskan bahwa pendidikan harus berlandaskan kasih sayang untuk memanusiakan manusia.
“Pendidikan adalah upaya menemukan dan mengasah potensi alamiah manusia sebagai makhluk mulia. Inti dari proses ini adalah memuliakan,” ujar wakil bupati.
Ia juga menyoroti pentingnya strategi “Tiga M” dalam memajukan kualitas pendidikan, yakni Mindset, berupa pola pikir yang adaptif dan maju, Mental yang tangguh, serta Misi konsisten dan lurus. Tanpa ketiga fondasi tersebut, kebijakan pendidikan dikhawatirkan hanya menjadi formalitas angka tanpa dampak nyata pada kualitas sumber daya manusia.
Pelaksanaan upacara turut melibatkan unsur pendidikan sebagai petugas. Ela Arisma dari SD Negeri 3 Kuala bertindak sebagai pembawa acara, sementara Aji Prakarsa dari SD Negeri 1 Bireuen dipercaya sebagai komandan upacara. Pembacaan UUD 1945 dilakukan Maulinda dari SMP Negeri 1 Peudada, dan doa dipimpin Rival Fauzal, SH dari Kementerian Agama Bireuen. Paduan suara SMAN 1 Bireuen mengiringi jalannya upacara, dengan pengibaran bendera oleh tim Purna Paskibra.
Peringatan Hardiknas tahun ini menegaskan kembali pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian angka, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kualitas manusia. (DI)






BIREUEN | SNN – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Bireuen berlangsung penuh khidmat pada Senin pagi (4/5/2026). Bertempat di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan, Gampong Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, upacara ini menjadi ruang refleksi bagi ratusan peserta, mulai dari jajaran birokrasi hingga pelajar dari berbagai tingkatan pendidikan.
Sejumlah unsur hadir dalam upacara itu, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para kepala SKPK, camat dari 17 kecamatan, hingga ratusan aparatur sipil negara. Pelajar dari tingkat SD hingga SMA serta mahasiswa juga turut ambil bagian.
Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., yang bertindak sebagai pembina upacara, menekankan bahwa esensi pendidikan bukan sekadar urusan administratif. Mengutip amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M. Ed., ia menegaskan bahwa pendidikan harus berlandaskan kasih sayang untuk memanusiakan manusia.
“Pendidikan adalah upaya menemukan dan mengasah potensi alamiah manusia sebagai makhluk mulia. Inti dari proses ini adalah memuliakan,” ujar wakil bupati.
Ia juga menyoroti pentingnya strategi “Tiga M” dalam memajukan kualitas pendidikan, yakni Mindset, berupa pola pikir yang adaptif dan maju, Mental yang tangguh, serta Misi konsisten dan lurus. Tanpa ketiga fondasi tersebut, kebijakan pendidikan dikhawatirkan hanya menjadi formalitas angka tanpa dampak nyata pada kualitas sumber daya manusia.
Pelaksanaan upacara turut melibatkan unsur pendidikan sebagai petugas. Ela Arisma dari SD Negeri 3 Kuala bertindak sebagai pembawa acara, sementara Aji Prakarsa dari SD Negeri 1 Bireuen dipercaya sebagai komandan upacara. Pembacaan UUD 1945 dilakukan Maulinda dari SMP Negeri 1 Peudada, dan doa dipimpin Rival Fauzal, SH dari Kementerian Agama Bireuen. Paduan suara SMAN 1 Bireuen mengiringi jalannya upacara, dengan pengibaran bendera oleh tim Purna Paskibra.
Peringatan Hardiknas tahun ini menegaskan kembali pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian angka, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kualitas manusia. (DI)