
SaranNews||ACEH SELATAN- Forum Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (FORMAKI) merilis hasil pemantauan kritis terhadap 100 hari kepemimpinan Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS dan Wakil Bupati H. Baital Mukaddis (MANIS) sejak dilantik pada 17 Februari 2025.
Meskipun beberapa program telah diluncurkan secara seremonial, FORMAKI menilai bahwa tidak ada pembenahan serius dalam aspek strategis seperti tata kelola birokrasi, transparansi anggaran, serta penyelesaian konflik publik.
Program Seremonial yang Telah Diluncurkan:
Namun FORMAKI Menyoroti Lima Masalah Utama:
Rekomendasi FORMAKI:
“Kami mengingatkan bahwa rakyat tidak butuh simbolisasi, tapi perubahan nyata dalam pelayanan dan keadilan anggaran. Pemerintahan MANIS harus segera berbenah, sebelum kehilangan legitimasi publik,” ujar Ali Zamzami.









SaranNews||ACEH SELATAN- Forum Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (FORMAKI) merilis hasil pemantauan kritis terhadap 100 hari kepemimpinan Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS dan Wakil Bupati H. Baital Mukaddis (MANIS) sejak dilantik pada 17 Februari 2025.
Meskipun beberapa program telah diluncurkan secara seremonial, FORMAKI menilai bahwa tidak ada pembenahan serius dalam aspek strategis seperti tata kelola birokrasi, transparansi anggaran, serta penyelesaian konflik publik.
Program Seremonial yang Telah Diluncurkan:
Namun FORMAKI Menyoroti Lima Masalah Utama:
Rekomendasi FORMAKI:
“Kami mengingatkan bahwa rakyat tidak butuh simbolisasi, tapi perubahan nyata dalam pelayanan dan keadilan anggaran. Pemerintahan MANIS harus segera berbenah, sebelum kehilangan legitimasi publik,” ujar Ali Zamzami.