Progres 42 Persen, Jembatan Permanen Kutablang Ditargetkan Selesai Juli 2026

BIREUEN | SNN – Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Jembatan Permanen Kutablang di Kecamatan Kutablang, Rabu (29/4/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan percepatan proyek yang menjadi salah satu infrastruktur kunci dalam pemulihan pascabanjir besar yang melanda wilayah tersebut pada November 2025.
Bupati Mukhlis menekankan agar pelaksana proyek dapat mengoptimalkan pekerjaan tanpa mengabaikan standar kualitas. Ia menilai, keberadaan Jembatan Permanen Kutablang sangat vital untuk memulihkan akses transportasi warga yang sempat terganggu akibat bencana.
“Pekerjaan harus dipercepat dengan tetap menjaga mutu, agar akses masyarakat segera kembali normal,” ujarnya.
Berdasarkan laporan dari pihak pelaksana, proyek yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk tersebut telah mencapai progres sekitar 42 persen dan ditargetkan selesai pada Juli 2026.
Bupati Mukhlis juga mengimbau para pengguna jalan, khususnya kendaraan berat, untuk disiplin mematuhi batasan tonase maksimal 30 ton saat melintasi jembatan darurat. Hal ini penting dilakukan guna menjaga keamanan dan ketahanan struktur jembatan sementara hingga jembatan utama selesai dikerjakan.
Pemerintah Kabupaten Bireuen berkomitmen untuk terus mengawasi jalannya proyek ini secara berkala demi memastikan penyelesaian yang tepat waktu. (DI)
Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.
Berita Terkait

Jembatan Gantung Penghubung Tiga Desa di Kluet Tengah Memprihatinkan, Warga Harap Perhatian Pemerintah
28 April 2026

Cuaca Bireuen Didominasi Mendung dan Hujan Ringan Hingga Besok, Pagi ini Terpantau Masih Cerah
28 April 2026

Rp20 Miliar Digelontorkan ke Pulo Aceh, Pemkab Fokus Bangun Jalan dan Irigasi
28 April 2026

Satpol PP Aceh Besar Tertibkan Ternak Berkeliaran di Jalan Soekarno Hatta, Empat Sapi Diamankan
Baru saja
Semua Berita

Polemik Pergub JKA, Ketua DPRA: Ini Pelanggaran Norma Hukum dan Tata Kelola Pemerintahan
2 jam lalu

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBA Gelar Pelatihan Alat Komunikasi Darurat 2026
11 jam lalu

Klaim RSUYA Ditentukan Pusat, KOMASE: “Itu Bukti Pelanggaran Fatal, Bupati Jangan Berlindung di Balik BPJS!”
14 jam lalu

Eskalasi Krisis RSUYA: Dari Ultimatum KOMASE hingga Desakan Pansus dan Pencopotan Direktur oleh GeRMAS
14 jam lalu

Empat Bulan Berjalan, KDMP Syariah Lam Lumpu Mulai Dirasakan Manfaatnya
15 jam lalu

Anggaran Rp27 Miliar RSUD Yuliddin Away Disorot, Transparansi Dipertanyakan
16 jam lalu



