Langsung ke konten utama

PERTI Aceh Selatan Imbau Pemda dan Satpol PP/WH Perketat Penertiban Saat Salat Jumat

Z
Redaksi
Penulis: ZamzamiEditor: Redaksi
PERTI Aceh Selatan Imbau Pemda dan Satpol PP/WH Perketat Penertiban Saat Salat Jumat
PERTI Aceh Selatan Imbau Pemda dan Satpol PP/WH Perketat Penertiban Saat Salat Jumat

TAPAKTUAN | ACEH SELATAN — Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) Kabupaten Aceh Selatan mengimbau Pemerintah Daerah bersama Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) untuk memperketat penertiban aktivitas masyarakat serta pertokoan pada saat pelaksanaan Salat Jumat.

Ketua PERTI Aceh Selatan, Abon Mahdy Al-Ghany, S.H., menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga kekhusyukan ibadah dan menegakkan Syariat Islam di Kabupaten Aceh Selatan.

“Kami mengimbau kepada Pemerintah Daerah, khususnya WH dan Satpol PP, untuk menertibkan masyarakat dan toko-toko pada waktu Salat Jumat. Jangan ada lagi masyarakat yang duduk-duduk di Taman Pala maupun tempat-tempat umum lainnya saat waktu Jumat berlangsung. Kami berharap Satpol PP/WH rutin melakukan patroli pada jam tersebut,” ujar Abon Mahdy.

Abon Mahdy menambahkan, keberadaan patroli dan penertiban tersebut sangat krusial mengingat Aceh merupakan provinsi yang menerapkan hukum Syariat Islam secara menyeluruh. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah diharapkan dapat menjalankan penegakan Syariat Islam secara serius dan konsisten.

Soroti Kenakalan Remaja dan Pentingnya Pendidikan Agama

Selain penertiban ibadah Jumat, PERTI Aceh Selatan juga menyoroti maraknya fenomena kenakalan remaja. Menurut Abon Mahdy, saat ini banyak generasi muda yang mulai terpengaruh dan terlibat dalam perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, PERTI mendorong Pemda dan seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali pengajian-pengajian rutin, baik untuk masyarakat umum maupun aparat desa.

“Kami mengimbau kepada para orang tua untuk lebih ketat mengontrol anak-anaknya. Bentengi mereka dengan ajaran agama yang kuat melalui pesantren, pengajian-pengajian, serta majelis taklim,” pungkasnya.[red]

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami

Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.