Langsung ke konten utama

Bangun Budaya Sadar Bencana Sejak Dini, Pemko Banda Aceh Gelar Program Tagana Masuk Sekolah di 12 SD dan SMP

MS
Redaksi
Penulis: Mutiara SyifaEditor: Redaksi
Bangun Budaya Sadar Bencana Sejak Dini, Pemko Banda Aceh Gelar Program Tagana Masuk Sekolah di 12 SD dan SMP
Bangun Budaya Sadar Bencana Sejak Dini, Pemko Banda Aceh Gelar Program Tagana Masuk Sekolah di 12 SD dan SMP

BANDA ACEH | SaranNews.net — Pemerintah Kota Banda Aceh bersama Taruna Siaga Bencana (TAGANA) memperkuat edukasi dan kesiapsiagaan kebencanaan di lingkungan pendidikan melalui program Tagana Masuk Sekolah (TMS). Mengusung tema “Kolaborasi Tagana Bersinergi, Mitigasi Bencana Terintegrasi,” kegiatan ini menyasar 12 sekolah tingkat SD dan SMP se-Kota Banda Aceh.

Program yang berlangsung selama tiga hari, 12–14 Oktober 2026, ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Ir. Jalaluddin, S.T., M.T., mewakili Wali Kota Banda Aceh sekaligus bertindak sebagai pembina Apel Kesiapsiagaan Bencana di SMP Negeri 6 Banda Aceh.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi terpadu antara Dinas Sosial Kota Banda Aceh, TAGANA Kota Banda Aceh, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, serta Dinas Sosial Provinsi Aceh.

Jangkau 12 Sekolah Sasaran dan Gelar Simulasi Evakuasi

Setiap harinya, tim TAGANA menjangkau empat sekolah untuk memberikan pembekalan teori dan praktik penyelamatan diri. Adapun 12 sekolah sasaran program TMS meliputi:

  • Tingkat SMP/Lanjutan: SMPN 1, SMPN 2, SMPN 4, SMPN 6, SMPN 8, SMPN 9, dan SMPIT Al Wildan Banda Aceh.
  • Tingkat Sekolah Dasar: SDN 5, SDN 25, SDN 50, SDN 54, dan SDN 69 Banda Aceh.

Selama pelatihan, para siswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai jenis-jenis ancaman bencana alam serta Prosedur Operasional Standar (SOP) evakuasi darurat di lingkungan sekolah. Penyampaian materi dikemas secara interaktif dan dilengkapi simulasi langsung.

Siswa diajarkan cara menjaga ketenangan, merunduk dan berlindung (drop, cover, hold on), mengikuti instruksi guru/petugas, hingga menyusuri jalur evakuasi menuju titik kumpul (assembly point) yang aman.

Menciptakan Generasi Tangguh Bencana

Sekda Kota Banda Aceh, Ir. Jalaluddin, S.T., M.T., menegaskan pentingnya menjadikan sekolah sebagai pilar utama pembentukan budaya sadar bencana.

Pemerintah Kota Banda Aceh berharap edukasi yang ditanamkan sejak dini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan menjadi kebiasaan dan kesiapsiagaan yang terbawa hingga ke lingkungan keluarga dan masyarakat. Langkah sederhana seperti mengenali potensi bahaya, memahami jalur evakuasi, dan respons cepat saat darurat menjadi kunci utama keselamatan jiwa saat bencana terjadi.[red]

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami

Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.