
BANDA ACEH | SNN — Institusi Kepolisian Daerah (Polda) Aceh terus berbenah dan meningkatkan kapasitas layanannya. Melalui mutasi sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan jajaran Kapolres, Kapolda Aceh dinilai tengah menyuntikkan energi baru untuk memperkuat sinergi dan pelayanan publik di Serambi Mekkah. Langkah strategis ini disambut positif sebagai upaya proaktif Polri dalam menjawab dinamika keamanan daerah.
Penyegaran di tubuh organisasi Polri adalah hal yang lumrah, namun rotasi kali ini membawa harapan besar. Pejabat baru yang dilantik diyakini membawa semangat dan inovasi segar untuk menuntaskan berbagai program unggulan Presisi. Masyarakat berharap kehadiran pimpinan baru di tingkat resor mampu mempercepat respons aparat terhadap keluhan warga, sekaligus menjaga kondusivitas wilayah, terutama menjelang berbagai agenda daerah.
Kapolda Aceh secara khusus menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan tokoh masyarakat. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang berkelanjutan.
“Pergantian pejabat ini murni merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi. Kami berharap para pejabat baru bisa langsung berlari, menyesuaikan diri dengan kearifan lokal Aceh, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, Kabid Humas Polda Aceh.
Dengan formasi baru ini, Polda Aceh optimistis dapat memberikan perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum yang lebih berkeadilan dan humanis (Red)








