Aksi Perampokan Bersenjata Api Guncang Tapaktuan, Perhiasan Ratusan Juta Raib Dibawa Kabur

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.
TAPAKTUAN | SNN – Tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) menggunakan senjata api laras panjang terjadi di Toko Emas Amin Setia yang berlokasi di Jalan Merdeka Nomor 126, Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, pada Sabtu (18/7/2026) pagi sekitar pukul 08.45 WIB.
Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, pelaku beraksi seorang diri dengan mengenakan jaket dan helm berwarna hitam. Pelaku tiba-tiba masuk dan menodongkan senjata laras panjang yang diduga berjenis SS1 V2. Senjata tersebut tampak sempat dibalut dengan kain sarung berwarna hitam untuk mengelabui warga sekitar.
Penjaga toko, Yohana Rini Safiani (39), yang saat itu berada di balik etalase, langsung menunduk menyelamatkan diri saat pelaku menodongkan senjatanya. Dalam aksinya, pelaku melepaskan tembakan sebanyak tiga kali secara beruntun ke arah etalase kaca tempat penyimpanan perhiasan emas.
Setelah melepaskan tembakan, pelaku kemudian memecahkan kaca etalase menggunakan popor senjata dan dengan cepat menggasak sejumlah perhiasan emas. Kondisi etalase pasca-kejadian tampak hancur berantakan dengan pecahan kaca yang berserakan menutupi perhiasan yang tersisa.
Dari informasi yang dihimpun, pelaku diduga kuat merupakan sosok yang cukup profesional. Sebelum melarikan diri, ia terekam sempat mengambil selongsong peluru yang jatuh di lantai, diduga kuat sebagai upaya untuk menghilangkan jejak dan barang bukti. Pelaku kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna hitam ke arah jalan belakang RTH Taman Pala Indah.
Akibat insiden mencekam ini, pihak toko emas yang juga disaksikan oleh ibu pemilik toko, Rahimarnis (64), diperkirakan mengalami kerugian materiel yang mencapai ratusan juta rupiah.
Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara, petugas kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa dua buah proyektil peluru dan satu lembar kain sarung hitam yang tertinggal.
Saat ini, Tim Satreskrim Polres Aceh Selatan tengah melakukan penyelidikan mendalam, mengumpulkan keterangan para saksi, menganalisis rekaman CCTV, dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kepolisian juga meningkatkan patroli preventif di pusat-pusat perdagangan emas di wilayah Aceh Selatan untuk mengantisipasi kejadian serupa.[red]









