BANDA ACEH | SNN – Memasuki bulan suci Ramadhan, volume sampah di Kota Banda Aceh terpantau mengalami kenaikan signifikan dibandingkan hari biasa. Jika pada hari normal rata-rata sampah yang masuk ke TPA Gampong Jawa berkisar 258 ton per hari, pada awal Ramadhan angka ini meningkat menjadi sekitar 260 ton per hari.
Kabid Pengelolaan Persampahan DLHK Banda Aceh, Asnawi, menyebutkan bahwa data periode 1–23 Februari 2026 mencatat rata-rata 258,58 ton sampah per hari. Namun, memasuki 1–5 Ramadhan, jumlah tersebut melonjak menjadi 260,18 ton per hari. Peningkatan ini dipicu oleh tingginya pola konsumsi masyarakat serta menjamurnya pedagang musiman di berbagai sudut kota.
Jenis sampah yang mendominasi saat ini berupa sisa makanan, batok kelapa muda, dan ampas tebu, yang kemudian disusul oleh sampah plastik serta sampah campuran lainnya. Menanggapi kondisi tersebut, DLHK mengimbau para pedagang untuk senantiasa memilah dan mengemas sampah dengan rapi guna mencegah tumpukan yang berserakan sekaligus memudahkan petugas dalam proses pengangkutan harian. (TP)












