Langsung ke konten utama

Kemiskinan Aceh Naik Lagi, 713,78 Ribu Jiwa Tertahan di Bawah Garis Miskin

Redaksi
SNN
Penulis: RedaksiEditor: SNN
Profil kemiskinan penduduk Aceh Maret 2026 dalam Berita Resmi Statistik No. 52/08/11/Th. XXIX rilisan BPS Provinsi Aceh.
Profil Kemiskinan Penduduk Aceh Maret 2026 Dalam Berita Resmi Statistik No. 52/08/11/Th. XXIX Rilisan BPS Provinsi Aceh.

ACEH | SNN – Setelah beberapa tahun menunjukkan tren perbaikan, angka kemiskinan Aceh justru kembali menanjak. Dalam Berita Resmi Statistik (BRS) No. 52/08/11/Th. XXIX yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, persentase penduduk miskin Aceh pada Maret 2026 tercatat 12,34 persen — naik 0,12 poin dibandingkan September 2025 yang sebesar 12,22 persen.

Dalam hitungan jiwa, jumlah penduduk miskin Aceh pada Maret 2026 mencapai 713,78 ribu orang, bertambah dari 703,33 ribu jiwa pada September 2025. Artinya, dalam enam bulan terakhir ada sekitar 10 ribu warga Aceh yang kembali jatuh ke kelompok miskin.

Kenaikan itu terjadi di wilayah perkotaan maupun perdesaan, dengan desa berada dalam posisi lebih buruk.

Grafik profil kemiskinan penduduk Aceh Maret 2026
Grafik profil kemiskinan penduduk Aceh Maret 2026

Di daerah perkotaan, persentase penduduk miskin naik dari 8,15 persen menjadi 8,27 persen, atau bertambah 0,12 poin. Kenaikan di perdesaan bahkan lebih tinggi: dari 14,51 persen menjadi 14,66 persen, atau naik 0,15 poin. Angka itu menegaskan kesenjangan yang lebar — penduduk miskin di desa hampir dua kali lipat proporsinya dibandingkan di kota.

Melihat jejak data beberapa tahun terakhir, kondisi ini tampak seperti koreksi dari tren yang sebelumnya menurun. Pada Maret 2021, jumlah penduduk miskin Aceh sempat memuncak di 850,26 ribu jiwa (15,53 persen), lalu terkerek turun bertahap hingga 704,69 ribu jiwa (12,33 persen) pada September 2024.

Namun sejak itu angkanya nyaris stagnan. September 2025 turun tipis ke 703,33 ribu jiwa (12,22 persen), sebelum membalik arah pada Maret 2026 menjadi 713,78 ribu jiwa (12,34 persen) — angka yang persis sama dengan pencatatan Maret 2025.

Naiknya angka kemiskinan di tengah penurunan angka nasional menjadi catatan tersendiri bagi pemangku kebijakan di Aceh, terlebih kesenjangan antara perdesaan dan perkotaan yang terus terbuka. Seluruh data merujuk pada BRS resmi BPS Provinsi Aceh yang dapat diunduh publik untuk penelusuran lebih lanjut.[red]

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami

Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.