Gini Ratio Aceh Naik ke 0,275, Ketimpangan Kota Kian Melebar

BANDA ACEH | SNN – Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Provinsi Aceh pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,275 bila diukur dengan gini ratio. Angka itu naik 0,001 poin dibandingkan gini ratio September 2025 yang berada di posisi 0,274. Data tersebut termuat dalam Berita Resmi Statistik (BRS) No. 53/08/11/Th. XXIX yang diterbitkan pada 5 Agustus 2026.
Rilis BPS Aceh memerinci ketimpangan menurut wilayah. Gini ratio perkotaan Aceh pada Maret 2026 mencapai 0,323, naik 0,007 poin dari September 2025 yang sebesar 0,316. Sebelumnya, pada Maret 2025, angka perkotaan tercatat 0,329. Sepanjang periode Maret 2021 hingga Maret 2026, gini ratio perkotaan tertinggi terjadi pada Maret 2021 sebesar 0,362, sedangkan yang terendah pada September 2025 sebesar 0,316.

Arah di perdesaan berbeda. Gini ratio perdesaan Aceh Maret 2026 tercatat 0,221 atau turun 0,004 poin dibandingkan September 2025 sebesar 0,225. Pada Maret 2025 angkanya 0,224. Nilai 0,221 itu menjadi yang terendah dalam rentang Maret 2021 hingga Maret 2026, sementara yang tertinggi terjadi pada September 2021 sebesar 0,282.
Untuk angka gabungan perkotaan dan perdesaan, gini ratio Aceh pada Maret 2026 sebesar 0,275, naik 0,001 poin dari September 2025 yang sebesar 0,274. Dalam periode Maret 2021 hingga Maret 2026, angka gabungan tertinggi tercatat pada Maret 2021 sebesar 0,324 dan terendah pada September 2025 sebesar 0,274.
Dari perbandingan itu, gini ratio perdesaan Aceh Maret 2026 sebesar 0,221 masih berada jauh di bawah gini ratio perkotaan yang mencapai 0,323.
Dalam infografisnya, BPS memaparkan skala gini ratio bergerak dari 0 hingga 1. Nilai 0 berarti ketimpangan pendapatan merata sempurna, sedangkan nilai 1 berarti ketimpangan pendapatan timpang sempurna. Perkembangan gini ratio Provinsi Aceh sendiri disajikan untuk periode Maret 2021 hingga Maret 2026.
Dokumen PDF BRS resmi turut disertakan dalam rilis tersebut sebagai bahan pembanding bagi publik.[red]
Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.












