Pemadaman Listrik Bergilir Terjang Jawa Timur hingga Depok, ESDM Beberkan Penyebabnya

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.
**JAKARTA | SNN** — Pemadaman listrik bergilir kembali melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur hingga kawasan Margonda, Depok, Jawa Barat, dalam beberapa hari terakhir. Pemadaman terencana yang dijalankan PT PLN (Persero) itu memutus aliran listrik secara bergantian dan memicu keluhan warga serta pelaku usaha yang aktivitasnya terganggu.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa pemadaman bergilir tersebut dipicu oleh menyempitnya pasokan listrik di sistem kelistrikan Jawa-Bali. Penyebab utamanya adalah gangguan pasokan bahan bakar, khususnya batubara, pada sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang menjadi tulang punggung penyediaan tenaga listrik di Pulau Jawa.
Selain persoalan batubara, sejumlah unit pembangkit juga tengah menjalani pemeliharaan dan perawatan terjadwal. Bertumpuknya gangguan pasokan bahan bakar dengan jadwal pemeliharaan membuat cadangan daya (reserved margin) menipis. Akibatnya, operator sistem kelistrikan terpaksa melakukan pemutusan beban secara terencana untuk menjaga stabilitas sistem secara keseluruhan sekaligus mencegah pemadaman total.
Di Jawa Timur, pemadaman bergilir dilaporkan terjadi di sejumlah kabupaten dan kota dengan durasi yang bervariasi. Warga mengeluhkan terganggunya aktivitas rumah tangga, mulai dari pompa air yang mati hingga cadangan pangan yang cepat rusak karena lemari pendingin tidak berfungsi. Pelaku usaha mikro dan kecil juga dirugikan karena peralatan produksi terhenti dan transaksi pembayaran elektronik ikut terganggu.
Cuaca panas yang menyertai pemadaman memperberat beban warga, terutama kelompok rentan seperti lansia dan balita. Sejumlah fasilitas kesehatan dan layanan publik diimbau memanfaatkan generator cadangan agar pelayanan tidak terhenti.
Di kawasan Margonda, Depok, yang dikenal padat pemukiman, kampus, dan pertokoan, pemadaman listrik membuat aktivitas warga terhambat. Tempat usaha yang mengandalkan pendingin dan perangkat elektronik terpaksa tutup sementara, sementara konektivitas internet yang bergantung pada listrik juga terganggu.
PLN menyampaikan bahwa pemadaman bergilir merupakan langkah terakhir untuk mencegah kerusakan sistem yang lebih luas. Bila pasokan daya dipaksakan tanpa pengurangan beban, dikhawatirkan terjadi pemadaman total (blackout) yang dampaknya jauh lebih besar dan pemulihannya memakan waktu lama.
Pemerintah melalui ESDM menyatakan tengah berupaya mempercepat pemulihan pasokan bahan bakar ke pembangkit yang terdampak serta mengoptimalkan unit pembangkit lain yang masih beroperasi. Koordinasi dengan pemilik tambang batubara dan operator pembangkit terus dijalankan guna memastikan ketersediaan stok bahan bakar yang memadai.
Warga diimbau memantau informasi resmi terkait jadwal pemadaman melalui kanal PLN dan menyiapkan sumber energi cadangan, khususnya bagi yang membutuhkan listrik untuk kebutuhan mendesak. Pemerintah menargetkan pemadaman bergilir dapat diakhiri seiring pulihnya pasokan daya secara bertahap.
Sumber:
– Berita terkait pemadaman listrik bergilir
– Pemadaman listrik di kawasan Depok
**(Red)**









