Banda Aceh | SNN — Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 13 April 2026, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, akademisi, hingga masyarakat. Dalam sambutannya, perwakilan pemerintah yang hadir menekankan pentingnya kolaborasi dalam merumuskan arah pembangunan Kota Banda Aceh ke depan. Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan program prioritas daerah dengan kebutuhan riil di lapangan.
Adapun tema yang diangkat dalam Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini adalah “Peningkatan Layanan Infrastruktur Dasar dan Optimalisasi Sumber Daya serta Memperkuat Kemitraan Pembangunan.” Tema tersebut mencerminkan fokus pemerintah kota dalam memperbaiki kualitas layanan publik, khususnya pada sektor infrastruktur, serta mendorong sinergi antar pihak dalam pembangunan.
Pemerintah Kota Banda Aceh menilai bahwa pembangunan yang efektif tidak hanya bergantung pada kebijakan dari atas, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, forum Musrenbang diharapkan mampu menjadi wadah dialog yang konstruktif untuk menghasilkan perencanaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam menyusun program kerja prioritas tahun 2027 yang nantinya akan diimplementasikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran daerah.Dengan terselenggaranya Musrenbang ini, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap arah pembangunan ke depan semakin terarah, tepat sasaran, dan mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. [TP]












