Hari Lahir Pancasila di Bireuen Jadi Momentum Perkuat Persatuan

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.
BIREUEN | SNN – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Senin (1/6/2026). Ratusan peserta memadati halaman Pendopo Bupati untuk mengikuti prosesi tahunan ini. Penyelenggaraan acara berjalan dengan tertib di bawah pimpinan langsung Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Upacara peringatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan jajaran pejabat daerah. Terlihat hadir di lokasi acara di antaranya Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Selain itu, para kepala dinas, badan, kantor, serta camat setempat juga turut menyukseskan agenda ini. Kehadiran peserta semakin beragam dengan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi, perwakilan organisasi, kalangan mahasiswa, hingga pelajar dari tingkat SD, SMP, dan anggota pramuka.
Kelancaran upacara tidak lepas dari peran penting para petugas yang terlibat. Komando jalannya upacara dipegang oleh Danramil 06 Peusangan, Kapten Kav Imron Suryadani, yang didampingi oleh Danramil 04 Peudada, Kapten Arh M. Agus Apriansyah, selaku perwira upacara. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mukhlis membacakan langsung teks Pancasila di hadapan seluruh peserta. Sementara itu, pembacaan teks UUD 1945 diamanatkan kepada Abi Maulana, SSTP., M.H dari Prokopim Setdakab, dan sesi doa dipimpin oleh Mahdi, S.Pd.I dari Kantor Kementerian Agama Bireuen.
Suasana semakin semarak dengan penampilan aubade dari siswa SMAN 1 Bireuen serta aksi pengibaran bendera Merah Putih oleh tiga anggota Purna Paskibraka, yaitu Rizki, Fawaz Firjatullah, dan Aqil Shodiq Al-Mufiq.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mukhlis membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam pidato itu ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.
“Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Mukhlis saat membacakan amanat tersebut.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan pentingnya Pancasila sebagai perekat keberagaman di Indonesia sekaligus sebagai nilai yang relevan dalam membangun kehidupan yang damai, toleran, dan berkeadilan, baik di tingkat nasional maupun global. (DI)










BIREUEN | SNN – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Senin (1/6/2026). Ratusan peserta memadati halaman Pendopo Bupati untuk mengikuti prosesi tahunan ini. Penyelenggaraan acara berjalan dengan tertib di bawah pimpinan langsung Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Upacara peringatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan jajaran pejabat daerah. Terlihat hadir di lokasi acara di antaranya Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Selain itu, para kepala dinas, badan, kantor, serta camat setempat juga turut menyukseskan agenda ini. Kehadiran peserta semakin beragam dengan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi, perwakilan organisasi, kalangan mahasiswa, hingga pelajar dari tingkat SD, SMP, dan anggota pramuka.
Kelancaran upacara tidak lepas dari peran penting para petugas yang terlibat. Komando jalannya upacara dipegang oleh Danramil 06 Peusangan, Kapten Kav Imron Suryadani, yang didampingi oleh Danramil 04 Peudada, Kapten Arh M. Agus Apriansyah, selaku perwira upacara. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mukhlis membacakan langsung teks Pancasila di hadapan seluruh peserta. Sementara itu, pembacaan teks UUD 1945 diamanatkan kepada Abi Maulana, SSTP., M.H dari Prokopim Setdakab, dan sesi doa dipimpin oleh Mahdi, S.Pd.I dari Kantor Kementerian Agama Bireuen.
Suasana semakin semarak dengan penampilan aubade dari siswa SMAN 1 Bireuen serta aksi pengibaran bendera Merah Putih oleh tiga anggota Purna Paskibraka, yaitu Rizki, Fawaz Firjatullah, dan Aqil Shodiq Al-Mufiq.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mukhlis membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam pidato itu ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.
“Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Mukhlis saat membacakan amanat tersebut.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan pentingnya Pancasila sebagai perekat keberagaman di Indonesia sekaligus sebagai nilai yang relevan dalam membangun kehidupan yang damai, toleran, dan berkeadilan, baik di tingkat nasional maupun global. (DI)