Lantik 57 Pejabat Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, Rotasi Sejumlah Eselon III

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.
TAPAKTUAN | SNN – Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, menegaskan komitmennya untuk memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 57 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Senin (8/6/2026).
Dalam sambutannya, Mirwan mengucapkan selamat kepada para aparatur sipil negara (ASN) yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah dan bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh rasa syukur, tanggung jawab, integritas, serta komitmen untuk bekerja lebih baik demi kemajuan daerah.
Menurutnya, pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat organisasi, meningkatkan kinerja birokrasi, serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, para pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Bupati juga menyoroti tingginya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Ia mengatakan bahwa masyarakat saat ini menginginkan birokrasi yang cepat, responsif, profesional, transparan, dan akuntabel. Oleh sebab itu, para pejabat administrator dan pengawas diminta menjadi motor penggerak perubahan di unit kerja masing-masing.
“Sebagai pejabat administrator dan pengawas, saudara memiliki peran strategis dalam menjembatani kebijakan pimpinan dengan pelaksanaan tugas di lapangan. Tidak hanya bertanggung jawab terhadap administrasi, tetapi juga memastikan setiap program dan kegiatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Mirwan.
Ia juga mengingatkan agar para pejabat tidak terjebak dalam pola kerja yang hanya berorientasi pada rutinitas. Sebaliknya, mereka didorong membangun budaya kerja yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada hasil, serta mampu menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.

Dalam kesempatan tersebut, Mirwan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan terus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Untuk itu, ia meminta seluruh pejabat yang dilantik menjaga integritas dan profesionalisme, meningkatkan disiplin dan etos kerja, serta memperkuat komunikasi dan koordinasi antarperangkat daerah.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pejabat memahami secara mendalam visi pembangunan Kabupaten Aceh Selatan dan menerjemahkannya ke dalam program kerja yang terukur serta berdampak langsung kepada masyarakat. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks sehingga dibutuhkan aparatur yang memiliki kapasitas, kompetensi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan.
“Keberhasilan seorang pejabat tidak diukur dari seberapa lama menduduki jabatan, tetapi dari seberapa besar kontribusi dan manfaat yang diberikan kepada organisasi, pemerintah daerah, dan masyarakat Aceh Selatan,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Mirwan meminta seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk terus melakukan pembinaan, pendampingan, dan pengawasan terhadap pejabat yang baru dilantik. Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah memperkuat sinergi dan kolaborasi guna mewujudkan Aceh Selatan yang lebih maju, produktif, dan madani.
Selain pelantikan pejabat administrator dan pengawas, pada kesempatan tersebut juga dilakukan rotasi sejumlah pejabat administrator (eselon III) sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dan optimalisasi kinerja pemerintahan. Adapun pejabat yang menempati posisi baru di antaranya:
1. Zulfa, SP, dari Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Pertanian menjadi Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Aceh Selatan.
2. Riyal Perdi, S.Hut, dari Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Aceh Selatan menjadi Kepala Bidang Hortikultura pada Dinas Pertanian.
3. Rusmarita, SP, dari Kepala Bidang Usaha Kelautan dan Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Pertanian.
4. Henri, SP, dari Kepala Bidang Hortikultura pada Dinas Pertanian menjadi Kepala Bidang Pendaftaran dan Hak Tanah pada Dinas Pertanahan.
5. Samsuardi, SH, dari Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Kepala Bidang Usaha Kelautan dan Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan.
6. Ewilda, S.SE, dari Perencana Ahli Muda pada Sekretariat Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Selatan.
Rotasi jabatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas birokrasi, serta mendukung percepatan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik kepada masyarakat. (KB)










TAPAKTUAN | SNN – Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, menegaskan komitmennya untuk memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 57 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Senin (8/6/2026).
Dalam sambutannya, Mirwan mengucapkan selamat kepada para aparatur sipil negara (ASN) yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah dan bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh rasa syukur, tanggung jawab, integritas, serta komitmen untuk bekerja lebih baik demi kemajuan daerah.
Menurutnya, pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat organisasi, meningkatkan kinerja birokrasi, serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, para pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Bupati juga menyoroti tingginya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Ia mengatakan bahwa masyarakat saat ini menginginkan birokrasi yang cepat, responsif, profesional, transparan, dan akuntabel. Oleh sebab itu, para pejabat administrator dan pengawas diminta menjadi motor penggerak perubahan di unit kerja masing-masing.
“Sebagai pejabat administrator dan pengawas, saudara memiliki peran strategis dalam menjembatani kebijakan pimpinan dengan pelaksanaan tugas di lapangan. Tidak hanya bertanggung jawab terhadap administrasi, tetapi juga memastikan setiap program dan kegiatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Mirwan.
Ia juga mengingatkan agar para pejabat tidak terjebak dalam pola kerja yang hanya berorientasi pada rutinitas. Sebaliknya, mereka didorong membangun budaya kerja yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada hasil, serta mampu menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.

Dalam kesempatan tersebut, Mirwan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan terus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Untuk itu, ia meminta seluruh pejabat yang dilantik menjaga integritas dan profesionalisme, meningkatkan disiplin dan etos kerja, serta memperkuat komunikasi dan koordinasi antarperangkat daerah.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pejabat memahami secara mendalam visi pembangunan Kabupaten Aceh Selatan dan menerjemahkannya ke dalam program kerja yang terukur serta berdampak langsung kepada masyarakat. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks sehingga dibutuhkan aparatur yang memiliki kapasitas, kompetensi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan.
“Keberhasilan seorang pejabat tidak diukur dari seberapa lama menduduki jabatan, tetapi dari seberapa besar kontribusi dan manfaat yang diberikan kepada organisasi, pemerintah daerah, dan masyarakat Aceh Selatan,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Mirwan meminta seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk terus melakukan pembinaan, pendampingan, dan pengawasan terhadap pejabat yang baru dilantik. Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah memperkuat sinergi dan kolaborasi guna mewujudkan Aceh Selatan yang lebih maju, produktif, dan madani.
Selain pelantikan pejabat administrator dan pengawas, pada kesempatan tersebut juga dilakukan rotasi sejumlah pejabat administrator (eselon III) sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dan optimalisasi kinerja pemerintahan. Adapun pejabat yang menempati posisi baru di antaranya:
1. Zulfa, SP, dari Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Pertanian menjadi Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Aceh Selatan.
2. Riyal Perdi, S.Hut, dari Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Aceh Selatan menjadi Kepala Bidang Hortikultura pada Dinas Pertanian.
3. Rusmarita, SP, dari Kepala Bidang Usaha Kelautan dan Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Pertanian.
4. Henri, SP, dari Kepala Bidang Hortikultura pada Dinas Pertanian menjadi Kepala Bidang Pendaftaran dan Hak Tanah pada Dinas Pertanahan.
5. Samsuardi, SH, dari Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Kepala Bidang Usaha Kelautan dan Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan.
6. Ewilda, S.SE, dari Perencana Ahli Muda pada Sekretariat Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Selatan.
Rotasi jabatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas birokrasi, serta mendukung percepatan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik kepada masyarakat. (KB)