Kadispora Banda Aceh : Pemuda Harus Berani Menciptakan Peluang

BANDA ACEH | SaranNews.net — Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terus mendorong generasi muda untuk memperkuat kemandirian ekonomi berbasis kreatif digital.
Upaya tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Banda Aceh, Reza Kamilin, S.STP, saat membuka secara resmi Pelatihan Wirausaha Muda Kreatif dan Desain Kota Banda Aceh Tahun 2026 di Hotel Amel, Banda Aceh, Sabtu (22/8/2026).
Dalam arahannya, Reza menekankan agar para pemuda tidak sekadar berfokus mencari pekerjaan, melainkan berani mengambil inisiatif membuka peluang bisnis baru.
“Pemuda harus berani melihat peluang, berani mencoba, dan terus berinovasi. Kita ingin pemuda Banda Aceh tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang dan lapangan kerja bagi masyarakat luas,” tegas Reza.
Optimalisasi Teknologi AI dan Strategi Branding
Reza menjelaskan bahwa perkembangan ekonomi kreatif dan teknologi digital saat ini memberikan ruang yang sangat luas bagi generasi muda untuk berkembang. Kunci utamanya terletak pada adaptabilitas serta pemanfaatan teknologi secara cerdas.
Pelatihan ini membekali para peserta dengan serangkaian materi komprehensif, di antaranya:
- Pola Pikir Kreatif (Creative Mindset): Memetakan dan mengeksekusi peluang bisnis di sektor ekonomi kreatif.
- Desain & Branding Lokal: Membangun identitas visual serta kualitas kemasan produk agar berdaya saing.
- Pemasaran Digital & AI: Mengoptimalkan media sosial, marketplace, dan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk merancang konten serta memperluas jangkauan pasar.
“Produk yang bagus harus didukung dengan desain, branding, dan strategi pemasaran yang tepat. Pemanfaatan AI hendaknya dipandang sebagai peluang, bukan ancaman. Teknologi ini membantu mencari ide, efisiensi operasional, hingga percepatan strategi bisnis,” tambah Reza.
Dorong Langkah Nyata Pascapelatihan
Mengakhiri sambutannya, Kadispora Banda Aceh berharap seluruh peserta dapat langsung menerapkan pengetahuan yang didapat untuk merintis maupun mengembangkan unit usaha mereka masing-masing.
“Jangan sampai setelah pelatihan ini kita hanya membawa pulang sertifikat. Yang paling penting adalah membawa pulang ide, keberanian, dan langkah nyata untuk membesarkan usaha,” pungkasnya.[Adv]
Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.












