Langsung ke konten utama

Cuaca Aceh Tenang hingga 5 September, Kabut Landa Aceh Tenggara

Redaksi
SNN
Penulis: RedaksiEditor: SNN
Tabel prakiraan cuaca 23 kabupaten/kota Aceh periode 28 Agustus hingga 5 September 2026 dari BMKG
Tabel prakiraan cuaca 23 kabupaten/kota Aceh periode 28 Agustus hingga 5 September 2026 dari BMKG

BANDA ACEH | SNN — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tidak menerbitkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk Aceh dalam waktu dekat. Prakiraan sembilan hari ke depan, 28 Agustus hingga 5 September 2026, menunjukkan cuaca di 23 kabupaten/kota serambi Mekkah itu relatif tenang dengan dominasi berawan.

Peringatan dini nowcast terakhir berstatus hujan lebat disertai petir diterbitkan 24 Agustus 2026 dan berakhir pada hari yang sama. Sejak itu, tidak ada status siaga cuaca ekstrem yang aktif untuk wilayah Aceh. Curah hujan pun diprakirakan hanya dalam intensitas ringan dan sesekali.

Pada Jumat 28 Agustus, hujan ringan diprakirakan mengguyur Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Kota Langsa. Kota Lhokseumawe menyusul Senin 31 Agustus. Pidie Jaya menjadi satu-satunya wilayah dengan hujan ringan tiga hari beruntun, yakni Rabu 2 September hingga Jumat 4 September. Isyarat petir hanya muncul satu kali, di Kecamatan Babul Makmur, Aceh Tenggara, pada Rabu 2 September.

Kabut pagi meliputi dataran tinggi

Meski landai, warga Aceh Tenggara perlu bersiap menghadapi kabut pagi. Dari 16 kecamatan di kabupaten itu, enam di antaranya diprakirakan berkabut pada enam hari dalam periode sembilan hari ke depan, yakni Lawe Alas, Badar, Semadam, Babul Rahmah, Lawe Sumur, dan Tanoh Alas. Puncaknya terjadi Sabtu 29 Agustus dan Jumat 4 September, ketika sembilan kecamatan menyelimuti wilayahnya dengan kabut sekaligus.

Kabut dipicu suhu dingin dan kelembapan tinggi di wilayah pegunungan. Di Lawe Alas, suhu berkisar 12–22 derajat Celsius dengan kelembapan hingga 99 persen. Fenomena serupa tetapi lebih jarang juga menyambangi Aceh Barat, Nagan Raya, dan Subulussalam pada Minggu 30 Agustus, Kota Lhokseumawe pada Selasa 1 September, serta Kota Langsa dan Aceh Singkil pada Rabu 2 September.

Kabar baik bagi nelayan dan petani

Kondisi tenang ini membuka jendela baik bagi nelayan untuk melaut dan petani untuk beraktivitas di ladang, terutama di pesisir timur dengan suhu 31–33 derajat Celsius. Hujan ringan tiga hari beruntun di Pidie Jaya awal September justru membantu pasokan air bagi sawah setempat. Sementara itu, kawasan dataran tinggi seperti Gayo Lues dan Aceh Tengah tetap sejuk dengan suhu 12–26 derajat Celsius.

Pengendara yang melintasi wilayah berkabut dianjurkan menyalakan lampu utama dan mengurangi kecepatan pada pagi hari karena jarak pandang dapat berkurang. Warga juga diminta memantau pemutakhiran prakiraan resmi dari BMKG karena kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu. (Red)

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami

Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.