
Banda Aceh | SNN — Sejumlah paket pekerjaan fisik di lingkungan Dinas PUPR Kota Banda Aceh dilaporkan telah menyelesaikan proses tender. Paket-paket tersebut mencakup pembangunan dan peningkatan drainase, penataan kawasan, hingga pekerjaan jalan yang tersebar di berbagai titik dalam kota.
Meski proses lelang telah tuntas dan pemenang ditetapkan, pelaksanaan fisik di lapangan masih dalam tahap persiapan teknis.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Misqal Novio Reeza, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pengukuran awal sebelum pekerjaan dimulai.
“Sampai saat ini sedang dilakukan field engineering di lapangan untuk perhitungan MC Nol pekerjaan. Kalau perhitungan MC 0 selesai, kita langsung action di lapangan. Insya Allah dalam dua minggu ini,” ujarnya kepada sarannews.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sekitar 12 paket pekerjaan fisik yang telah selesai tender, dengan rincian sebagai berikut:
Sementara itu, dalam dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) tahun 2026, Dinas PUPR Kota Banda Aceh tercatat memiliki total 204 paket kegiatan.
Artinya, paket yang telah selesai tender saat ini masih merupakan sebagian kecil dari keseluruhan rencana pengadaan. Mayoritas paket lainnya masih berada dalam tahapan proses pengadaan atau belum memasuki fase tender.
Dengan kondisi tersebut, publik kini menaruh perhatian pada percepatan realisasi di lapangan. Setelah tahapan administratif rampung, masyarakat menunggu komitmen pemerintah agar proyek-proyek tersebut benar-benar dikerjakan tepat waktu, sesuai spesifikasi, dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas infrastruktur di Kota Banda Aceh.[red]






Banda Aceh | SNN — Sejumlah paket pekerjaan fisik di lingkungan Dinas PUPR Kota Banda Aceh dilaporkan telah menyelesaikan proses tender. Paket-paket tersebut mencakup pembangunan dan peningkatan drainase, penataan kawasan, hingga pekerjaan jalan yang tersebar di berbagai titik dalam kota.
Meski proses lelang telah tuntas dan pemenang ditetapkan, pelaksanaan fisik di lapangan masih dalam tahap persiapan teknis.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Misqal Novio Reeza, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pengukuran awal sebelum pekerjaan dimulai.
“Sampai saat ini sedang dilakukan field engineering di lapangan untuk perhitungan MC Nol pekerjaan. Kalau perhitungan MC 0 selesai, kita langsung action di lapangan. Insya Allah dalam dua minggu ini,” ujarnya kepada sarannews.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sekitar 12 paket pekerjaan fisik yang telah selesai tender, dengan rincian sebagai berikut:
Sementara itu, dalam dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) tahun 2026, Dinas PUPR Kota Banda Aceh tercatat memiliki total 204 paket kegiatan.
Artinya, paket yang telah selesai tender saat ini masih merupakan sebagian kecil dari keseluruhan rencana pengadaan. Mayoritas paket lainnya masih berada dalam tahapan proses pengadaan atau belum memasuki fase tender.
Dengan kondisi tersebut, publik kini menaruh perhatian pada percepatan realisasi di lapangan. Setelah tahapan administratif rampung, masyarakat menunggu komitmen pemerintah agar proyek-proyek tersebut benar-benar dikerjakan tepat waktu, sesuai spesifikasi, dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas infrastruktur di Kota Banda Aceh.[red]