Underpass Beurawe Tergenang Air selama 5 hari, Lalu Lintas Sekitar Beurawe Macet

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.
Banda Aceh | SNN – Underpass Beurawe kembali menjadi sorotan setelah genangan air tak kunjung surut selama lima hari terakhir. Kondisi ini menyebabkan kemacetan panjang di kawasan Jembatan Beurawe, terutama pada jam sibuk seperti pada jam makan siang dan jam pulang kerja pada sore hari.
Sejak awal pekan, genangan air dengan ketinggian cukup signifikan menutup sebagian badan jalan underpass. Meski proses penanganan telah dilakukan oleh pihak terkait, seperti penyedotan air dan pembersihan saluran drainase, air masih terus menggenangi lokasi tersebut.
Pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan bahkan mencari jalur alternatif untuk menghindari genangan. Beberapa pengendara mengaku harus memutar arah hingga beberapa kilometer untuk menghindari genangan, yang tentu saja menambah waktu tempuh dan biaya perjalanan. Kondisi ini juga dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua yang rentan tergelincir akibat jalan yang licin dan tergenang air. Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar Jembatan Beurawe mengalami kepadatan yang cukup parah. Sejumlah warga mengeluhkan lambannya penanganan yang dinilai belum efektif. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat dan solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang, terutama saat curah hujan tinggi.
Pihak terkait dikabarkan terus melakukan berbagai upaya penanganan, termasuk menurunkan petugas ke lapangan untuk memantau kondisi serta mempercepat proses penyedotan air. Namun hingga saat ini, genangan air masih terlihat memenuhi underpass, sementara petugas terus berupaya melakukan penanganan di lokasi. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut. [TP]











