Safari Ramadhan Pemkab Aceh Selatan Tahun ini Berakhir di Labuhanhaji Timur, Warga Labuhanhaji Barat Kecewa Jadwal Digeser Tiba-tiba

  • Bagikan

ACEH SELATAN | SNN – Agenda Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan resmi berakhir pada Selasa malam, 17 Maret 2026. Namun, penutupan rangkaian kegiatan religi ini menyisakan tanda tanya dan kekecewaan bagi warga Kecamatan Labuhanhaji Barat. Pasalnya, lokasi kegiatan yang semula dijadwalkan di wilayah tersebut secara mendadak dialihkan ke Kecamatan Labuhanhaji Timur.

Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di Labuhanhaji Barat menghubungi redaksi sarannews.net untuk menyampaikan aspirasi mereka. Mereka mempertanyakan alasan logis di balik pengalihan lokasi yang dilakukan di saat-saat terakhir. “Mengapa tiba-tiba digeser?” ungkap salah seorang warga dengan nada kecewa kepada redaksi.

Menanggapi perubahan jadwal tersebut, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah (Propimda) Aceh Selatan, Deni, saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan rinci mengenai alasan teknis pergeseran tersebut. “Ijin bg, bsa knfrmasi lngsung dgn Bagian Kesra Setdakab,, Leading sector Bag Kesra bg,” balasnya singkat.

Sementara itu, Kabag Kesra Pemkab Aceh Selatan, Anisullah, membenarkan bahwa kegiatan Safari Ramadhan malam ini telah dilaksanakan di Labuhanhaji Timur sebagai agenda penutup. Dalam konfirmasi tertulis melalui pesan elektronik, Anisullah menyatakan bahwa kegiatan di wilayah tersebut sudah tuntas dilaksanakan.

“Ya, baru selesai di latim. Tadi yg penutup,” tulis Anisullah kepada redaksi sarannews.net pada pukul 22.04 dan 22.07 WIB.

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut mengenai alasan pengalihan dari Labuhanhaji Barat ke Labuhanhaji Timur serta adanya rasa kekecewaan dari para tokoh masyarakat setempat, Anisullah mengaku tidak mengetahui dasar pertimbangan pergeseran lokasi tersebut. Ia menegaskan bahwa kapasitasnya dalam hal ini hanya sebagai pelaksana teknis di lapangan.

“Kalau alasan digeser saya tidak tahu, kebijakan pimpinan. Saya hanya pelaksana,” tegasnya.

Terkait detail materi kegiatan dan poin-poin yang disampaikan dalam acara penutupan tersebut, Anisullah mengarahkan redaksi untuk berkoordinasi dengan pihak Protokol. “Bahan sama prokopim pak,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pimpinan daerah maupun pihak terkait mengenai alasan logis terjadinya pergesaran tersebut dan bagi warga Labuhanhaji Barat yang merasa ditinggalkan dalam agenda Safari Ramadhan tahun ini bersabar saja menunggu jika ada di tahun depan.[red]

Penulis: Tim Redaksi sarannews.netEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *