Langsung ke konten utama
Pencarian
SaranNews

5 Ha Lahan Tidur Dihidupkan: Keuchik Zulkifli Pimpin Tanam Pepaya Madu Dukung Ketahanan Pangan

Baru saja
Z
Redaksi
Penulis: ZamzamiEditor: Redaksi
5 Ha Lahan Tidur Dihidupkan: Keuchik Zulkifli Pimpin Tanam Pepaya Madu Dukung Ketahanan Pangan
Keuchik Gampong Ujung Padang Zulkifkli Di Lahan Yang Sedang Digarap

ACEH SELATAN | SNN — Upaya nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan terus dilakukan di Gampong Ujung Padang, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan. Di bawah kepemimpinan Keuchik Zulkifli, lahan tidur seluas 5 hektare yang selama ini terlantar kini mulai diolah dan ditanami bibit pepaya madu.

Program pemanfaatan lahan ini dapat terlaksana berkat bantuan bibit yang disumbangkan oleh Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Dr. IRPANNUSIR, S.Ag, SE, M.Si 

Keuchik Zulkifli menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan tersebut merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan potensi wilayah, sekaligus menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat setempat.

“Selama ini lahan seluas 5 hektare ini tidak tergarap dan hanya ditumbuhi semak belukar. Dengan adanya dukungan dari Bapak Irfan Nusir, kami bergerak cepat mengubahnya menjadi lahan pertanian yang produktif,” ujar Zulkifli, Sabtu (2/5/2026).

Proses pembersihan dan pengolahan lahan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan warga setempat. Untuk meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga, pengerjaan ini turut didukung oleh pengerahan alat berat (ekskavator). Komoditas pepaya madu dipilih karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi, masa pertumbuhan yang relatif cepat, serta sangat cocok dengan kondisi tanah dan iklim di daerah tersebut.

Sementara itu, Irfan Nusir menyatakan bahwa bantuan bibit tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan, khususnya di daerah pemilihannya.

“Memanfaatkan lahan tidur adalah solusi yang sangat tepat untuk menambah luas lahan pertanian tanpa perlu membuka area hutan baru. Luasan 5 hektare ini sangat potensial. Saya berharap tanaman ini bisa tumbuh subur, memberikan hasil panen yang melimpah, dan membawa manfaat besar bagi peningkatan kesejahteraan warga Ujung Padang,” tutur Irfan.

Inisiatif positif ini disambut antusias oleh warga setempat yang berkomitmen untuk merawat tanaman tersebut dengan sebaik-baiknya. Ke depannya, hasil panen pepaya madu ini diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumsi lokal, tetapi juga dapat berkembang menjadi komoditas unggulan desa yang mampu mendongkrak pendapatan ekonomi masyarakat.

Melalui program ini, diharapkan akan ada lebih banyak lagi lahan terlantar di Aceh Selatan yang dapat dialihfungsikan menjadi aset produktif demi mendukung ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan secara berkelanjutan.[red]

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami

Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.

Berita Terkait

Semua Berita