ACEH SELATAN | SaranNews – Perhelatan akbar turnamen sepak bola Piala Keuchik Malaka Cup III tahun 2025 secara resmi ditutup pada Jumat (10/10/2025) sore. Dalam partai final yang berlangsung sengit, Sakura FC berhasil keluar sebagai juara setelah menaklukkan Bina Remaja FC. Acara penutupan yang berlangsung meriah ini tidak hanya menjadi ajang perayaan bagi sang juara, tetapi juga momentum apresiasi untuk seluruh pihak yang telah berperan serta serta pengumuman rencana besar bagi turnamen di tahun mendatang.
Keuchik Gampong Malaka, Kamil Amal, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas suksesnya penyelenggaraan turnamen yang berjalan lancar, tertib, dan penuh sportivitas. Menurutnya, pertandingan final menjadi penutup yang sempurna karena menampilkan semangat juang yang luar biasa dari kedua tim finalis.
“Kita patut berbangga atas semangat para pemain dan kerja keras panitia pelaksana. Turnamen ini bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mempererat silaturahmi antar gampong. Semangat sportivitas yang ditunjukkan para pemain sungguh luar biasa itulah esensi dari ajang seperti ini,” ujar Keuchik Kamil Amal.
Beliau juga menambahkan bahwa antusiasme masyarakat yang memadati lapangan di setiap pertandingan menjadi bukti nyata bahwa sepak bola mampu menjadi sarana pemersatu dan kebanggaan bersama.
Selain penyerahan trofi kepada Sakura FC sebagai juara pertama, panitia juga memberikan sejumlah penghargaan individu. Gelar Pemain Terbaik (Best Player)diraih oleh Jawali dari Sakura Fc, sementara Top Scorer (Pencetak Gol Terbanyak) diberikan kepada Safaril Huda dari Kandang City. Masing-masing penerima penghargaan mendapatkan piala, sertifikat, dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Sebagai penutup acara, Keuchik Kamil Amal mengumumkan rencana besar yang disambut meriah oleh seluruh hadirin. Ia mengungkapkan bahwa pada turnamen selanjutnya, cakupan Piala Keuchik Malaka akan diperluas secara signifikan.
“Insya Allah, pada Piala Keuchik Malaka Cup IV, cakupan turnamen akan kita perluas. Tidak hanya untuk gampong-gampong di sekitar Malaka, tetapi juga mencakup wilayah Kluet Raya, Trumon Raya, hingga Bakongan Raya. Harapan kita, ajang ini dapat menjadi wadah persaudaraan sekaligus pembinaan bakat-bakat sepak bola di kawasan selatan Aceh,” tutur beliau penuh semangat.
Dengan demikian, Piala Keuchik Malaka Cup III 2025 resmi berakhir dengan sukses, meninggalkan jejak kebersamaan, semangat sportivitas, dan harapan besar menuju turnamen yang lebih luas dan bergengsi di masa mendatang.[Kb]












