Langsung ke konten utama

Illiza Minta Dukungan Kemenpar Kembangkan PLTD Apung Jadi Wisata Edukasi Bertaraf Nasional

Z
Redaksi
Penulis: ZamzamiEditor: Redaksi
Illiza Minta Dukungan Kemenpar Kembangkan PLTD Apung Jadi Wisata Edukasi Bertaraf Nasional
Illiza Minta Dukungan Kemenpar Kembangkan PLTD Apung Jadi Wisata Edukasi Bertaraf Nasional

BANDA ACEH | SNN — Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meminta dukungan Kementerian Pariwisata RI untuk memperkuat pengembangan Museum Kapal PLTD Apung sebagai destinasi wisata halal dan edukasi kebencanaan bertaraf nasional.

Harapan tersebut disampaikan Illiza saat mendampingi Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa mengunjungi PLTD Apung di Gampong Punge Blang Cut, Banda Aceh, Minggu (13/9/2026).

Kunjungan Wamenpar menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk memperkenalkan kembali potensi PLTD Apung yang selama ini menjadi salah satu ikon utama wisata tsunami di ibu kota Provinsi Aceh.

Saat tiba di lokasi, Ni Luh Puspa disambut Illiza dengan pengalungan selendang bermotif Aceh. Wali kota kemudian mendampingi Wamenpar melihat kawasan museum sekaligus menjelaskan sejarah kapal pembangkit listrik milik PLN tersebut.

PLTD Apung merupakan salah satu saksi dahsyatnya tsunami Aceh pada 26 Desember 2004. Kapal tersebut terseret gelombang tsunami sekitar lima kilometer dari posisinya hingga terdampar di kawasan permukiman warga. Lokasinya kemudian dikembangkan menjadi situs wisata sejarah dan edukasi kebencanaan.

Menurut Illiza, keberadaan PLTD Apung memiliki nilai lebih dari sekadar monumen peringatan bencana.

“PLTD Apung ini bukan hanya monumen, tapi juga ruang pembelajaran bagi generasi muda dan wisatawan,” kata Illiza.

Ia berharap Kementerian Pariwisata memberikan dukungan untuk pengembangan PLTD Apung sehingga semakin kuat sebagai destinasi wisata halal sekaligus pusat edukasi kebencanaan berskala nasional.

Perkuat Promosi Wisata Banda Aceh

Illiza mengatakan Banda Aceh memiliki sejumlah sektor pariwisata unggulan yang dapat terus dikembangkan, mulai dari wisata religi, sejarah, edukasi tsunami, alam hingga kuliner.

Karena itu, kehadiran Wakil Menteri Pariwisata dinilai penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Banda Aceh dan pemerintah pusat, terutama dalam mendorong promosi destinasi Banda Aceh ke pasar nasional maupun internasional.

PLTD Apung sendiri memiliki posisi strategis dalam narasi wisata Banda Aceh. Selain menjadi bukti sejarah bencana tsunami 2004, kawasan tersebut dapat menjadi sarana bagi wisatawan dan generasi muda untuk memahami mitigasi serta pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Dalam kunjungan tersebut, Illiza turut menyerahkan tas anyaman dan sejumlah cenderamata khas Aceh kepada Ni Luh Puspa di depan Monumen Jam Tsunami PLTD Apung. Penyerahan cenderamata itu juga menjadi bagian dari promosi produk UMKM daerah.

Turut hadir Direktur Event Daerah Kementerian Pariwisata Reza Fahlevi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Banda Aceh Faisal, Kepala Dinas Pariwisata Banda Aceh Rosdi, serta Duta Wisata Banda Aceh 2025.

Kunjungan ke PLTD Apung merupakan bagian dari rangkaian agenda Wakil Menteri Pariwisata di Banda Aceh. Pada hari yang sama, Ni Luh Puspa juga menutup Aceh Culinary Festival (ACF) 2026 di Taman Sulthanah Safiatuddin.[red]

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami

Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.