FLS3N SD Se-Kabupaten Bireuen Menjadi Ajang Unjuk Bakat Siswa

Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.
BIREUEN | SNN – Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang sekolah dasar tingkat Kabupaten Bireuen digelar sebagai wadah pengembangan bakat dan kreativitas siswa di bidang seni dan sastra pada 19-20 Mei 2026. Kegiatan ini turut menjadi ruang pembinaan karakter bagi pelajar melalui semangat percaya diri, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya.
Berbagai cabang lomba yang dipertandingkan memberi kesempatan kepada para peserta untuk menampilkan kemampuan, ide, dan imajinasi mereka sejak usia dini. Selain menjadi ajang kompetisi, FLS3N juga dinilai mampu melahirkan bibit-bibit muda berbakat yang berpotensi mengharumkan nama daerah di tingkat lebih tinggi.
Dalam pelaksanaan tahun 2026, sebanyak 120 peserta dari 10 Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) di Kabupaten Bireuen ikut ambil bagian. Kegiatan tersebut juga didampingi oleh 84 orang pendamping.
Penyelenggaraan FLS3N tingkat SD ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter melalui seni dan budaya. Para peserta diharapkan tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga memperoleh pengalaman dan pembelajaran selama mengikuti perlombaan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Dr. Muslim, M.Si., berharap kegiatan tersebut dapat mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap seni, sastra, dan budaya daerah.
“Menang ataupun belum menjadi juara bukanlah tujuan utama, namun pengalaman, keberanian dan proses belajar yang kalian peroleh hari ini merupakan bekal berharga untuk masa depan,” ujarnya.
Ia juga menyebut, juara pertama dari masing-masing cabang lomba nantinya akan mewakili Kabupaten Bireuen pada ajang FLS3N tingkat Provinsi Aceh yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026. Pada pelaksanaan FLS3N-SD tahun ini, KKKS wilayah Jeumpa keluar sebagai juara umum. (DI)
BIREUEN | SNN – Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang sekolah dasar tingkat Kabupaten Bireuen digelar sebagai wadah pengembangan bakat dan kreativitas siswa di bidang seni dan sastra pada 19-20 Mei 2026. Kegiatan ini turut menjadi ruang pembinaan karakter bagi pelajar melalui semangat percaya diri, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya.
Berbagai cabang lomba yang dipertandingkan memberi kesempatan kepada para peserta untuk menampilkan kemampuan, ide, dan imajinasi mereka sejak usia dini. Selain menjadi ajang kompetisi, FLS3N juga dinilai mampu melahirkan bibit-bibit muda berbakat yang berpotensi mengharumkan nama daerah di tingkat lebih tinggi.
Dalam pelaksanaan tahun 2026, sebanyak 120 peserta dari 10 Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) di Kabupaten Bireuen ikut ambil bagian. Kegiatan tersebut juga didampingi oleh 84 orang pendamping.
Penyelenggaraan FLS3N tingkat SD ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter melalui seni dan budaya. Para peserta diharapkan tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga memperoleh pengalaman dan pembelajaran selama mengikuti perlombaan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Dr. Muslim, M.Si., berharap kegiatan tersebut dapat mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap seni, sastra, dan budaya daerah.
“Menang ataupun belum menjadi juara bukanlah tujuan utama, namun pengalaman, keberanian dan proses belajar yang kalian peroleh hari ini merupakan bekal berharga untuk masa depan,” ujarnya.
Ia juga menyebut, juara pertama dari masing-masing cabang lomba nantinya akan mewakili Kabupaten Bireuen pada ajang FLS3N tingkat Provinsi Aceh yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026. Pada pelaksanaan FLS3N-SD tahun ini, KKKS wilayah Jeumpa keluar sebagai juara umum. (DI)





