ACEH SELATAN | SNN – Suasana penuh khidmat mewarnai pelantikan dan pengambilan sumpah keuchik terpilih hasil Pemilihan Keuchik Secara Langsung (Pilchiksung) serentak tahun 2025 pada hari Kamis, 12 Maret 2026. Di antara wajah-wajah pemimpin desa yang dilantik oleh Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE., M.Sos, sosok pemuda bernama Aidil Afriadi berhasil mencuri perhatian. Pemuda kelahiran tahun 1996 yang akrab disapa Adek ini resmi menerima tongkat estafet kepemimpinan sebagai Keuchik definitif Gampong Alue Meutuah, Kecamatan Meukek. Keberhasilannya melenggang ke kursi kepemimpinan ini diraih setelah ia menaklukkan rivalnya, M. Ridha, dengan perolehan suara yang cukup ketat pada gelaran Pilchiksung beberapa waktu lalu.
Tampilnya Aidil sebagai nakhoda baru membawa angin segar sekaligus harapan besar bagi kemajuan Gampong Alue Meutuah. Di usianya yang masih sangat muda dan berstatus lajang, ia dinilai memiliki energi dan mobilitas tinggi untuk mengabdi kepada masyarakat secara penuh. Latar belakang profesinya sebagai seorang teknisi konstruksi diyakini akan menjadi modal utama yang sangat berharga dalam merencanakan, mengawasi, serta mengeksekusi pembangunan infrastruktur fisik di desanya dengan tepat sasaran. Tidak hanya tangguh di lapangan pekerjaan teknis, kepiawaiannya sebagai seorang atlet voli juga membentuk karakter kepemimpinannya yang menjunjung tinggi sportivitas dan kerja sama tim. Kekuatan fisik dan mental ini semakin disempurnakan dengan keaktifannya dalam berbagai kegiatan keagamaan serta dinamika perpolitikan, menjadikannya sosok pemimpin muda yang komplit dan sangat peka terhadap kondisi sosial masyarakat di akar rumput.
Harapan besar yang disematkan di pundak Aidil sejalan dengan amanat tegas yang disampaikan oleh Bupati Aceh Selatan dalam prosesi pelantikan tersebut. Di hadapan seluruh keuchik yang baru dilantik, Bupati mengingatkan bahwa tugas mereka ke depan sangatlah berat dan mulia.
Sebagai ujung tombak pemerintahan, Aidil Afriadi kini dituntut untuk segera merealisasikan visi misinya dan menjawab kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat desanya. Kemampuan teknisnya dalam bidang konstruksi yang dipadukan dengan pemahaman agama serta komunikasi politik yang baik, diharapkan mampu menciptakan program pembangunan yang tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga pemberdayaan ekonomi dan karakter warga. Mengakhiri arahannya, Bupati Aceh Selatan memberikan pesan mendalam yang harus dipedomani oleh Aidil dan seluruh keuchik terpilih selama memimpin satu periode ke depan.[red]












