Proyek Preservasi Jalan Paya Peulumat–Gunung Rotan Aceh Selatan 2,5 Milar Resmi Dimulai, Warga Dihimbau Ikut Mengawasi

ACEH SELATAN | saranNews.net — Pekerjaan konstruksi Preservasi Jalan Paya Peulumat – Keude Peulumat – Gunung Rotan yang berlokasi di Kecamatan Labuhan Haji Timur, Kabupaten Aceh Selatan, resmi memulai realisasi fisik pengerjaannya pada hari ini, Minggu, 11 Oktober 2026.
Berdasarkan pemantauan langsung di lokasi pada pukul 13.35 WIB, terlihat satu unit alat berat jenis grader sedang beroperasi melakukan aktivitas pembersihan dan perataan badan jalan.
Salah seorang personel pelaksana di lapangan saat dimintai keterangan singkat menyampaikan bahwa kegiatan di lokasi hari ini baru saja memulai tahap awal pengerjaan, yakni pembersihan area jalur proyek. Ketika dikonfirmasi mengenai ketersediaan papan nama proyek, personel tersebut menjelaskan bahwa papan informasi tersebut memang belum terpasang di lokasi karena sedang dalam proses persiapan.
Profil dan Rincian Anggaran Proyek
Proyek infrastruktur ini berada di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Selatan melalui Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Bidang Bina Marga. Berdasarkan data dokumen pengadaan dan uraian singkat kegiatan, rincian proyek adalah sebagai berikut:
- Nama Paket: Preservasi Jalan Paya Peulumat – Keude Peulumat – Gunung Rotan
- Lokasi Kegiatan: Kecamatan Labuhan Haji Timur, Kabupaten Aceh Selatan
- Nilai Pagu Anggaran: Rp 2.550.000.000,00 (Dua miliar lima ratus lima puluh juta rupiah)
- Nilai HPS: Rp 2.549.929.000,00
- Sumber Dana: Dana Bagi Hasil (DBH) Tahun Anggaran 2026
- Kontraktor Pelaksana: CV. Azzam Pratama (dengan nilai penawaran hasil negosiasi terkoreksi sebesar Rp 2.518.000.000,00)
Linimasa Kontrak dan Realisasi Lapangan
Berdasarkan jadwal tahapan tender Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), proses penandatanganan kontrak antara pihak Dinas PUPR Aceh Selatan dan penyedia jasa CV. Azzam Pratama telah dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 14 September 2026.
Dengan dimulainya aktivitas fisik di lapangan pada tanggal 11 Oktober 2026, terdapat jeda waktu sekitar hampir satu bulan yang dimanfaatkan oleh pihak penyedia jasa untuk tahapan persiapan teknis, mobilisasi alat berat, pengukuran awal lapangan, serta penyusunan program mutu sebelum akhirnya alat berat turun ke lokasi hari ini.
Urgensi dan Tujuan Pembangunan
Pekerjaan preservasi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kondisi infrastruktur transportasi yang memadai di tengah meningkatnya beban kendaraan serta laju pertumbuhan ekonomi wilayah. Proyek ini bertujuan untuk mewujudkan kondisi jalan dan jembatan yang mantap, memperlancar mobilitas dan aksesibilitas masyarakat, mendorong sektor pariwisata, serta meratakan pembangunan di Kabupaten Aceh Selatan.
Imbauan Redaksi
Mengingat pentingnya proyek ini bagi kelancaran aktivitas sosial dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, redaksi menghimbau seluruh elemen masyarakat dan warga sekitar untuk turut serta aktif memantau serta mengawasi pelaksanaan pembangunan di lapangan. Pengawasan partisipatif dari masyarakat diharapkan dapat memastikan proyek berjalan secara transparan, akuntabel, serta menghasilkan kualitas infrastruktur yang optimal dan tahan lama.[red]
Berita terbaru di WhatsApp. Channel Kami
Kami menerima kiriman berita masyarakat. Hubungi kami melalui email ini.












