Banda Ace | SNN – Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat UIN Ar-Raniry terus mematangkan pelaksanaan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei 2026 di kampus STAI Pante Kulu.
Kegiatan ini mengusung konsep utama penguatan nilai zikir, fikir, dan amal shaleh sebagai fondasi dalam membentuk karakter kader PMII. Ketua panitia, Anwar, menegaskan bahwa MAPABA tidak sekadar menjadi proses administratif penerimaan anggota baru, melainkan ruang pembentukan nilai yang berkelanjutan.
“MAPABA adalah titik awal kaderisasi. Kami ingin memastikan peserta tidak hanya memahami konsep zikir, fikir, dan amal shaleh, tetapi juga mampu menginternalisasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Ketua Komisariat, Muhammad Ikram, menambahkan bahwa keseimbangan antara dimensi spiritual, intelektual, dan sosial menjadi kunci dalam membentuk kader PMII yang utuh. Menurutnya, ketiga aspek tersebut harus berjalan seiring agar kader tidak hanya kuat dalam wacana, tetapi juga berintegritas dalam tindakan.
Sementara itu, Ketua Kaderisasi, Muhammad Afif Irvandi El Tahiry, menekankan pentingnya implementasi nilai dalam praktik nyata. Ia menyebut, kader MAPABA dituntut memiliki sikap kritis yang berlandaskan kedalaman spiritual serta mampu diwujudkan melalui kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Pelaksanaan MAPABA di STAI Pante Kulu juga menjadi bagian dari upaya memperluas ruang kaderisasi sekaligus memperkuat jejaring antar mahasiswa di Aceh. Melalui kegiatan ini, PMII UIN Ar-Raniry berharap dapat melahirkan kader yang tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga memiliki integritas moral, ketajaman berpikir, serta komitmen sosial yang kuat. [TP]












