ACEH SELATAN | SNN — Kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Desa Lawe Melang dengan Desa Seurai Urai dan Desa Koto Indarung, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, saat ini dalam kondisi memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah, Selasa (28/4/2026).
Jembatan gantung sepanjang kurang lebih 200 meter tersebut menjadi akses vital masyarakat antar desa. Namun, berdasarkan pantauan di lokasi, jembatan hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki dan kendaraan roda dua, sementara kondisi lantai serta konstruksi jembatan terlihat mulai mengalami kerusakan.
Kehadiran sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat turut meninjau langsung kondisi tersebut, di antaranya Staf Bappeda Aceh Selatan Darman S.P., Mukim Menggamat, para keuchik, aparatur gampong serta masyarakat setempat.
Keuchik Desa Seurai Urai, Zairin Amin, mengatakan jembatan tersebut merupakan jalur utama aktivitas warga sehari-hari, baik untuk kebutuhan ekonomi, pendidikan maupun pelayanan kesehatan.
“Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat tiga desa. Namun kondisinya sekarang sudah mengkhawatirkan. Kami berharap ada perhatian pemerintah agar segera dilakukan perbaikan demi keselamatan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Mukim Menggamat, Maksuddin, menyampaikan keluhan masyarakat terkait sulitnya akses ketika terjadi kondisi darurat, khususnya bagi warga yang membutuhkan penanganan medis.
“Kalau ada warga sakit, bahkan ibu melahirkan, masyarakat terpaksa harus memutar jauh melalui jalur Kecamatan Kluet Timur untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Ini tentu sangat menyulitkan dan berisiko,” ungkapnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRK Kabupaten Aceh Selatan dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Idrus TM, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan rekan jurnalis yang telah menyuarakan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada teman-teman jurnalis serta masyarakat karena ini menyangkut kebutuhan rakyat yang sangat krusial. Jembatan ini bukan hanya penghubung antar desa, tetapi juga menjadi akses penghubung Kecamatan Kluet Tengah dengan Kluet Timur,” ujarnya.

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dapat segera merespons aspirasi masyarakat yang telah lama mengeluhkan kondisi jembatan tersebut.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat mendengar dan melihat langsung keluhan masyarakat, khususnya di wilayah Kluet Tengah, agar penanganan jembatan ini dapat segera menjadi prioritas pembangunan,” tambahnya.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan segera mengambil langkah penanganan, mengingat jembatan tersebut menjadi urat nadi penghubung antarwilayah di Kecamatan Kluet Tengah. (KB)












