BANDA ACEH | SNN – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ir. Bahron Bakti, ST, MT, menghadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Masa Transisi Darurat Bencana Hidrometeorologi di Provinsi Aceh. Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Asisten II Setda Aceh, Teuku Robby Irza, S.SiT., M.T., di Ruang Rapat Asisten II Setda Aceh, Banda Aceh, Selasa (21/4/2026).
Rapat ini bertujuan untuk meninjau sejauh mana efektivitas penanganan dan koordinasi antarinstansi selama masa transisi darurat bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, yang sempat melanda beberapa wilayah di Aceh.
Dalam arahannya, Teuku Robby Irza menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk memastikan pemulihan pascabencana berjalan optimal. Evaluasi ini menjadi pijakan penting dalam menentukan langkah taktis selanjutnya agar dampak bencana dapat diminimalisir di masa mendatang.
“Evaluasi ini krusial untuk melihat capaian penanganan di lapangan serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama masa transisi darurat ini,” ujar Kalak BPBA, Ir. Bahron Bakti, di sela-sela rapat.
Kegiatan ini dilaksanakan secara hibrida, di mana selain pertemuan tatap muka di Banda Aceh, rapat juga diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting oleh seluruh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari kabupaten/kota se-Aceh.
Partisipasi aktif para kepala BPBD dalam ruang virtual tersebut dimaksudkan untuk mensinkronisasi data serta laporan terkini dari daerah masing-masing, sehingga kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Aceh tepat sasaran dan menyeluruh.
Melalui rapat evaluasi ini, diharapkan manajemen penanggulangan bencana di Aceh semakin solid, terutama dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang kerap memicu bencana hidrometeorologi di wilayah Serambi Mekkah.[red]












