ACEH SELATAN | SNN – Pemerintah Gampong Tinggi dan Gampong Ruak di Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, melakukan langkah kolaboratif untuk mengatasi permasalahan infrastruktur pertanian yang telah berlangsung selama tujuh tahun. Kerja sama ini diwujudkan melalui pengerukan parit persawahan yang menghubungkan kedua desa tersebut, mengingat kondisi parit yang selama ini sudah sangat dangkal dan menghambat aliran air ke lahan sawah para petani. Berdasarkan pantauan di lokasi pada hari Sabtu, tampak sebuah alat berat ekskavator sedang dioperasikan untuk mengeruk tanah dan membersihkan jalur air sekaligus merapikan bantaran parit yang juga difungsikan sebagai akses jalan setapak bagi warga.
Pengerjaan fasilitas pengairan dan jalan ini diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi sektor pertanian setempat. Terkait dengan pengerjaan saluran irigasi ini, Ketua Kejruen Blang Gampong Tinggi, Saipuddin, menyampaikan pandangannya mengenai tujuan utama dari proyek perbaikan fasilitas tersebut. Ia mengatakan, “upaya ini kami lakukan agar petani di dua gampong ini yaitu Gampong tinggi dan Ruak lebih mudah dalam bertani, mulai dari parit irigasi dan akses jalan, bak kata pepatah “sekali merangkuh dayung dua tiga pulau terlampau” dan saat ini persoalan parit dan jalan sudah selesai,”.
Menyusul rampungnya pembenahan parit dan jalan akses pertanian ini, pemimpin dari kedua desa turut memberikan imbauan penting kepada masyarakatnya. Keuchik Gampong Ruak, T Zuhar Nizan, bersama dengan Keuchik Gampong Tinggi, Yusnan, secara tegas menyerukan kepada warga petani di dua gampong agar kedepannya para petani kebih menjaga jalan dan parit dari sampah kayu dan barang yang bisa menyumbat saluran dan akses jalan. Kesadaran dan kepedulian bersama dalam merawat infrastruktur ini dinilai sangat krusial agar aliran air ke persawahan tetap lancar dan masalah pendangkalan tidak terulang kembali di masa mendatang.[red]










